Pengertian

Amiparen adalah nutrisi parenteral (diberikan tanpa melalui mulut) berbentuk infus yang diberikan untuk suplai asam amino pada pasien hipoproteinemia (total protein serum di bawah kisaran normal), malnutrisi (kekurangan gizi) dan kondisi pra dan atau pasca operasi. Kekurangan energi protein merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia terutama pada lansia. Secara umum kebutuhan protein bagi Lansia per hari ialah 1 gram per kg berat badan, Pada lansia masa otonya berkurang. Tetapi ternyata kebutuhan tubuhnya akan protein tidak berkurang bahkan harus lebih tinggi dari orang dewasa, karena pada lansia efisiensi penggunaan senyawa nitrogen “protein” oleh tubuh telah berkurang disebabkan pencernaan dan penyerapannya kurang efisien.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Nutrisi Parenteral
  • Kandungan: Per L mengandung: Total asam amino bebas 100 gram, Nitrogen 15.7 gram, Na 2 meq, Asetat 120 meq
  • Bentuk: Infus
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol 500 mL
  • Farmasi: PT Otsuka Indonesia.

Kegunaan

Amiparen digunakan untuk suplai asam amino pada penderita hipoproteinemia, malnutrisi dan kondisi pra dan atau pasca operasi.

Dosis & Cara Penggunaan

Penggunaan Amiparen harus dikonsultasikan dengan Dokter. Aturan penggunaan Amiparen adalah:
Dewasa: Infus melalui vena sentral 1000 mL/hari. Infus melalui vena perifer: 500 mL sehari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin ditimbulkan dari penggunaan Amiparen adalah:
1. Rasa tidak enak pada dada
2. Palpitasi (detak jantung yang abnormal)
3. Mual
4. Muntah
5. Merasa kedinginan
6. Demam
7. Ruam
8. Sakit kepala
9. Nyeri vaskuler

Interaksi Obat:
Di bawah ini adalah interaksi obat Amiparen dengan obat lain jika digunakan secara bersamaan:

  • Penggunaan secara bersamaan dengan obat actidose plus sorbitol
  • Peningkatan resiko dengan obat actidose aqua
  • Reaksi kimia dengan obat antiplatelet
  • Hindari interaksi dengan obat dengan kandungan arang aktif
  • Bahan asam amino yang tercampur dengan obat dengan kandungan karbon aktif
  • Zat aktif pada asam amino jika tercampur dengan obat antikoagulan.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Amiparen ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.