Pengertian

Amoxsan adalah antibiotik yang mengandung Amoxicillin. Antibiotik ditujukan untuk pengobatan infeksi akibat bakteri, bukan untuk infeksi jamur maupun virus. Amoxsan digunakan untuk mengobati infeksi saluran nafas parah atau berulang, infeksi H.Pylori, abses gigi, gonore (kencing nanah) tanpa komplikasi, infeksi saluran kemih akut tanpa komplikasi, pencegahan endokarditis (infeksi pada lapisan bagian dalam jantung), radang tenggorokan (faringitis), radang amandel (tonsilitis).

Amoxicillin yang terkandung dalam Amoxsan bekerja dengan menghambat pembentukan dinding sel bakteri sehingga mengakibatkan sel bakteri menjadi lisis (pecah/rusak). Amoxsan tersedia dalam beberapa bentuk sediaan yaitu:
- Amoxsan Drop
- Amoxsan Sirup Kering
- Amoxsan Forte Sirup Kering
- Amoxsan Kapsul
- Amoxsan Tablet Dispersible
- Amoxsan Injeksi.

Keterangan

1. Amoxsan Drop

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Penisilin
  • Kandungan: Amoxicillin 100 mg/mL
  • Bentuk: Cairan
  • Satuan Penjualan: Botol Tetes
  • Kemasan: Box, 1 Botol Tetes @ 15 mL
  • Farmasi: Caprifarmindo / Sanbe Farma

2. Amoxsan Sirup Kering/Amoxsan Forte Sirup Kering

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Penisilin
  • Kandungan: Amoxicillin 125 mg/5 mL; Amoxicillin 250 mg/5 mL
  • Bentuk: Sirup Kering
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Box, 1 Botol @ 60 mL
  • Farmasi: Caprifarmindo / Sanbe Farma

3. Amoxsan Kapsul

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Penisilin
  • Kandungan: Amoxicillin 250 mg; Amoxicillin 500 mg
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Kapsul
  • Farmasi: Caprifarmindo / Sanbe Farma

4. Amoxsan Tablet Dispersible

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Penisilin
  • Kandungan: Amoxicillin 250 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet Dispersible
  • Farmasi: Caprifarmindo/ Sanbe Farma

5. Amoxsan Injeksi

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Penisilin
  • Kandungan: Amoxicillin 1 Gram
  • Bentuk: Vial
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Box, 10 Vial @ 1 Gram
  • Farmasi: Caprifarmindo / Sanbe Farma.

Kegunaan

Amoxsan digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan akut atau baru saja kambuh, infeksi H.Pylori, abses gigi, gonore (kencing nanah) tanpa komplikasi, infeksi saluran kemih akut tanpa komplikasi, pencegahan endokarditis (infeksi pada lapisan bagian dalam jantung), radang tenggorokan (faringitis), radang amandel (tonsilitis), demam tifoid, otitis media (infeksi pada telinga bagian tengah).

Dosis & Cara Penggunaan

Amoxsan termasuk dalam golongan obat keras, hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep Dokter.

Aturan penggunaan umum Amoxsan Kapsul dan Tablet:

  • Dewasa & anak ≥ 20 kg: 250-500 mg 8 jam.
  • Anak < 20 kg: 20-40 mg / kg 8 jam dalam dosis terbagi.

Aturan penggunaan umum Amoxsan Sirup Kering:
Anak > 8 kg: 125-250 mg 8 jam.

Aturan penggunaan Amoxsan Drops:

  • Semua indikasi kecuali infeksi saluran pernapasan bawah:
    • Anak ≤ 6 bulan 6-8 kg: 0,5-1 mL 8 jam.
    • Anak ≤ 6 kg: 0,25-0,5 mL 8 jam.
  • Infeksi saluran pernapasan bawah:
    • Anak ≤ 6 bln 6-8 kg: 1-1,5 mL 8 jam.
    • Anak ≤ 6 kg: 0,5-1 mL 8 jam per jam.

Aturan penggunaan umum Amoxsan Injeksi:

  • Dewasa: 250-500 mg IM (intramuskular), 8 jam ; 500 mg-1 gram IV/infus Intravena, 6 jam pada infeksi berat.
  • Anak: 35-100 mg/kg/hari IM dalam dosis terbagi atau hingga 100 mg/kg/hari IV/infus dalam dosis terbagi setiap 6 jam selama 30 menit infus.

Pengobatan demam tifoid & paratifoid: 

  • Dewasa: 4 gram setiap hari dalam dosis terbagi selama 14-21 hari.
  • Anak: 100 mg / kgBB / hari dalam dosis terbagi selama 14-21 hari.

Pengobatan Gonore:
Dosis tunggal 3 gram + 1 gram probenecid.

Pengobatan ISK tanpa komplikasi:
Dosis tunggal 3 gram.

Sifilis:
250 mg 6 jam untuk 4 minggu hingga 5 bulan.

Pengobatan Infeksi saluran pernapasan bawah yang parah atau berulang:
3 gram dua kali sehari.

Pengobatan Abses gigi:
3 gram dua kali sehari 8 jam.

Pengobatan Otitis media:
Dewasa & anak 3-10 tahun: 750 mg, 2 kali sehari selama 2 hari.

Atau sesuai petunjuk Dokter. Sebaiknya diminum setelah makan untuk menghindari ketidaknyamanan pada saluran pencernaan. Amoxsan harus diminum sampai habis, sesuai resep untuk mencegah terjadinya resistensi (bakteri kebal terhadap pengobatan).

Efek Samping

Efek samping yang mungkin timbul selama penggunaan Amoxsan adalah mual, muntah, diare, lidah berbulu hitam, kebingungan, perubahan perilaku, pusing, perubahan warna gigi.

Kontraindikasi:
Hipersensitif terhadap Amoxicillin dan antibiotik golongan Penisilin lainnya.

Interaksi Obat:
- Probenecid memperpanjang level Amoxsan di dalam darah.
- Allopurinol meningkatkan resiko ruam kulit.

Kategori Kehamilan:
FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Amoxsan ke dalam kategori B:
Studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada studi terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya).