Pengertian

Anafen merupakan obat dengan komposisi Ibuprofen yang dapat digunakan untuk meringankan nyeri pada tubuh,demam, sakit kepala, nyeri otot, nyeri pada gusi, serta nyeri pasca operasi. Obat Anafen ini termasuk kedalam golongan obat anti inflamasi non steroid ( obat untuk menghilangkan segala nyeri).

Keterangan

  • Golongan: Obat Bebas
  • Kelas Terapi: Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS)
  • Kandungan: Ibuprofen 100 mg
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Dus, Botol 60mL
  • Farmasi: Bernofarm

Kegunaan

Anafen digunakan untuk meringankan segala nyeri pada tubuh, menurukan demam, sakit kepala, nyeri pada gusi, nyer pada otot serta dapat mengurangi rasa sakit pasca operasi.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis penggunaan Anafen Sirup 60mL:

- Anak usia 2-6 tahun: 3-4x sehari 1 sendok takar (5mL)
- usia >6 tahun: 3-4x sehari 2 sendok takar (10mL)

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan obat Anafen sirup secara berlebihan dapat mengakibatkan ruam pada kulit, mual muntah serta gangguan pada pencernaan, dan dapat mengakibatkan penyempitan pada otot paru- paru.

Kontraindikasi:

  • Tidak di sarankan untuk pasien yang memiliki riwayat alergi dengan kandungan Ibuprofen dan Aspirin.
  • Tidak di sarankan bagi pasien yang memiliki riwayat penyakit pada ginjal, hati serta pasien yang memiliki riwayat asma.
  • Pemberian obat dengan komposisi Ibuprofen sebaiknya tidak di gunakan bagi pasien penderita penyakit DBD (demam berdarah) karena dapat menyebabkan efek samping gagal jantung.

Interaksi Obat:

  • Pengunaan obat koagulan (pembekuan darah) obat yang mengandung Warfarin tidak dapat di konsumsi bersamaan degan obat yang mengandung Ibuprofen karena dapat menyebabkan risiko perdarahan pada lambung.
  • Penggunaan obat Aspirin yang di gunakan bersamaan dengan obat yang mengandung Ibuprofen dapat menimbulkan efek perdarahan pada lambung.

Kategori Kehamilan:
Tidak dianjurkan pemakaian obat yang memiliki komposisi Ibuprofen untuk ibu hamil dengan masa kehamilan lebih dari 30 minggu karena dapat menimbukan efek pada janin menjadi prematur.