Pengertian

Andonex merupakan obat batuk untuk batuk dahak kental, batuk alergi, atau batuk karena rangsangan pada selaput pernapasan. Andonex mengandung Glyceryl Guaiacolate, obat yang termasuk golongan ekspektoran (membantu pengeluaran dahak), Diphenhydramine HCl, obat alergi golongan antihistamin (antialergi), Dextromethorphan HBr, obat penekan batuk dari kelas morphinan, Phenylephrine, obat untuk meredakan sementara hidung tersumbat, dan ipecac tinct yang membantu mengencerkan dahak.

Keterangan

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas
  • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek
  • Kandungan: Diphenhydramine HCl 7.5 mg, dextromethorphan HBr 10 mg, phenylephrine HCl 5 mg, glyceryl guaiacolate 100 mg
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol 100 mL
  • Farmasi: Meprofarm.

Kegunaan

Andonex digunakan untuk menyembuhkan batuk dengan dahak kental, batuk alergi, batuk karena rangsangan pada selaput pernafasan.

Dosis & Cara Penggunaan

Aturan Penggunaan Andonex:
Dewasa: Diminum 3-4 kali sehari 1-2 sendok teh
Anak-anak diatas 4 tahun: Diminum 3-4 kali sehari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi adalah mengantuk, pusing, mulut kering, sakit kepala.

Kontraindikasi:
Obat ini tidak boleh diberikan pada pasien :
1. Hipersensitif terhadap salah satu komponen obat ini
2. Bayi dan ibu yang menyusui
3. Hipertensi
4. Hipertiroid
5. Glaukoma
6. Diabetes
7. Asma
8. Gangguan jantung
9. Pasien yang terapi menggunakan MAOI (penghambat mono amin oksidase).

Interaksi Obat:
- Bisa mempotensiasi depressan susunan saraf pusat lainnya
- Aksi diperpanjang oleh obat-obat penghambat mono amin oksidase.