Pengertian

Anfuhex Tablet adalah obat anti jamur yang mengandung Ketoconazole 200 mg. Ketoconazole bekerja dengan merusak membran sel jamur. Anfuhex biasanya digunakan untuk mengobati tinea corporis (kurap), tinea cruris (gatal di area selangkangan), tinea manus (kurap di area tangan), tinea pedis (kutu air) dan tinea (pityriasis) versicolor (Panu). Anfuhex tablet digunakan ketika infeksi tidak dapat diobati secara topikal (penggunaan krim atau salep) dan apabila letak infeksi tidak di permukaan kulit.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antijamur.
  • Kandungan: Ketoconazole 200 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Kalbe Farma.

Kegunaan

Untuk mengobati Infeksi jamur pada kulit, rambut, mukosa dan infeksi jamur yang tidak dapat ditangani dengan pengobatan topikal.

Dosis & Cara Penggunaan

Anfuhex termasuk ke dalam golongan Obat Keras sehingga penggunaannya harus dikonsultasikan dahulu dengan Dokter. Dewasa: - Infeksi kulit: 1 tablet (200 mg) 1 x sehari pada waktu makan. Apabila tidak ada reaksi dengan dosis ini, dosis ditingkatkan menjadi 2 tablet (400 mg) sehari. Anak-anak: - Tidak boleh digunakan untuk anak di bawah umur 2 tahun. - Anak dengan berat badan kurang dari 15 kg: 20 mg, 3 x sehari pada waktu makan. - Anak dengan berat badan 15 – 20 kg: 100 mg, 1 x sehari pada waktu makan. - Anak dengan berat badan lebih dari 30 kg sama dengan dewasa. Pada umumnya dosis diteruskan tanpa interupsi sampai minimal 1 minggu setelah semua gejala hilang dan sampai kultur jamur pada media menjadi negatif.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi adalah mual dan muntah, sakit perut, gatal.

Kontraindikasi
Anfuhex sebaiknya tidak digunakan oleh pasien yang sensitif terhadap ketoconazole.

Interaksi Obat
- Konsentrasi dalam plasma berkurang bila digunakan bersamaan dengan rifampisin, isoniazid, efavirenz, nevirapine, fenitoin.
- Dapat mengurangi kemanjuran kontrasepsi oral.
- Dapat memperpanjang efek sedatif dan hipnotis dari midazolam dan triazolam.

Kategori Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Anfuhex Tablet kedalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:
"Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin."
Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat seperti Anfuhex Tablet. Selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter.