Pengertian

Loperamide merupakan obat dengan banyak nama dagang salah satunya adalah Antidia yang digunakan untuk mengatasi diare akut. Obat ini bekerja pada reseptor di dalam dinding usus untuk memperlambat gerakan usus. Gerakan usus yang diperlambat ini memungkinkan lebih banyak air untuk diserap kembali dalam tubuh melalui dinding usus, sehingga menambah kepadatan tinja dan membantu mengurangi frekuensi buang air besar.

Obat ini hanya digunakan untuk mengobati gejala, bukan penyebab diare (misalnya, infeksi). Pengobatan gejala lain dan penyebab diare harus ditentukan oleh Dokter Anda. Selama diare, Anda dianjurkan untuk minum banyak cairan dan mineral (elektrolit) untuk menggantikan cairan dan mineral yang hilang pada tubuh. Konsultasikan kepada Dokter Anda segera jika Anda tanda-tanda dehidrasi bertambah parah (misalnya, rasa haus yang ekstrim, penurunan frekuensi buang air kecil, kram otot, kelemahan, pingsan). Anda juga mungkin perlu mengonsumsi makanan hambar untuk mengurangi iritasi perut / usus. Konsultasikan dengan Dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antasid, Obat Antirefluks & Antiulserasi
  • Kandungan: Loperamide
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Bernofarm.

Kegunaan

Antidia merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi diare akut, mengurangi jumlah pembuangan tinja pada pasien yang telah melakukan prosedur ileostomi (sebuah pembukaan dari luar tubuh yang dibuat oleh ahli bedah pada ileum, bagian dari usus kecil yang bertujuan menyediakan jalan baru untuk pembuangan limbah dari tubuh setelah sebagian usus diambil), serta mengobati diare yang terjadi pada orang dengan penyakit inflamasi usus.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis penggunaan Antidia Tablet pada diare akut non spesifik untuk dosis awal adalah 2 tablet, dosis lazim 1-2 tablet 1-2 kali sehari. Untuk diare kronik 2-4 tablet sehari dalam dosis terbagi. Maksimal 8 tablet sehari. Obat diminum setiap selesai buang air. Bila setelah 48 jam tidak ada perbaikan, hentikan terapi.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut. Efek samping yang umumnya dialami pasien selama menggunakan obat ini meliputi perut kembung, sembelit, kehilangan selera makan, dan nyeri perut berat disertai mual dan muntah.

Kontraindikasi:
Sebaiknya kondisi penghambatan peristaltik harus dihindarkan.

Interaksi Obat:
Beberapa obat mungkin berinteraksi dengan loperamide. Konsultasikan dengan Dokter Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat lain, terutama salah satu dari berikut: Quinidine atau ritonavir karena kedua obat tersebut dapat meningkatkan risiko efek samping loperamide. Saquinavir karena efektivitasnya dapat berkurang oleh loperamide.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Antidia Tablet ke dalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut: 

Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).