Pengertian

Appeton 60+ Vanilla adalah nutrisi lansia untuk meningkatkan nafsu makan, menambah berat badan, membantu penyerapan protein, dan mengurangi resiko kekurangan nutrisi. Appeton 60+ dilengkapi dengan mikronutrien dan makronutrien untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian dan mengurangi resiko kekurangan nutrisi. Mengandung proteplex yang aman untuk ginjal, bekerja secara bertahap untuk tubuh sehingga tidak membebani kerja ginjal. Mengandung kromium untuk menjaga kadar gula darah agar tetap normal. Sesuai dengan standard American Heart Association (AHA) bebas kolesterol dan asam lemak trans untuk tetap menjaga kesehatan jantung. Mengandung inulin membantu meningkatkan fungsi sistem pencernaan dan pertumbuhan bakteri yang baik.

Keterangan

  • Golongan: Nutrisi
  • Kelas Terapi: Produk Nutrisi /Enteral
  • Kandungan: Protein 30 gram, fat 10 gram, carbohydrate 52 gram (including fibre 5.6 gram), ash 5 gram, moisture 3 gram, lysine 2.76 gram, vitamin A 3,000 IU, vitamin B1 0.8 mg, vitamin B2 0.8 mg, vitamin B6 1 mg, vitamin B12 3.5 mcg, vitamin C 45 mg, vitamin D 300 IU, vitamin E 10 IU, niacin 8 mg, pantothenic acid 5 mg, folic acid 300 mcg, biotin 50 mcg, choline 50 mg, Na 660 mg, K 650 mg, Ca 1,500 mg, Cl 1,000 mg, Fe 8 mg, phosphorus 650 mg, Mg 100 mg, Zn 5.5 mg, copper 550
  • Bentuk: Susu
  • Satuan Penjualan: Kaleng
  • Kemasan: Kaleng 450 Gram; Kaleng 900 Gram
  • Farmasi: Kotra Farma.

Kegunaan

Appeton 60+ Vanilla digunakan untuk meningkatkan nafsu makan, menambah berat badan, membantu penyerapan protein, dan mengurangi resiko kekurangan nutrisi. Mengkonsumsi 2 atau 3 kali sehari Appeton 60+ akan membantu lansia memenuhi kebutuhan tenaga mereka. Satu takaran saji Appeton 60+ memberi 237 kkal energi. Menangkal beragam penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, gangguan saat menopause dan mencegah osteoporosis.

Dosis & Cara Penggunaan

Anjuran minum:

  • Tambahkan 5 sendok takar (55 gram) Appeton 60+ kedalam 200 mL air hangat.
  • Sebagai makanan tambahan (melalui mulut) dapat dikonsumsi 2-3 kali sehari saat makan.
  • Sebagai pengganti makanan (melalui mulut) dapat dikonsumsi 6-8 kali sehari atau sesuai dengan anjuran dari Dokter atau ahli gizi.
  • Sebagai pengganti makanan (melalui sonde/pipa makanan) dapat dikonsumsi 8 kali sehari atau sesuai dengan anjuran dari Dokter atau ahli gizi.

Efek Samping

Belum ada efek samping yang dilaporkan.