Pengertian

Arteoptic LA merupakan obat tetes mata yang termasuk ke dalam golongan obat keras. Arteoptic LA mengandung carteolol HCl 2 %. Arteoptic LA diindikasikan untuk pengobatan glaukoma kronik sudut terbuka dan hipertensi intraokular (tekanan di dalam bola mata yang tinggi akibat cairan mata berlebih). Arteoptic LA daat berfungsi sebagai obat glaukoma dengan bekerja menghambat reseptor beta adrenegik, sehingga produksi aqueous humor akan berkurang, diharapkan tekanan intraokular dapat diturunkan dan kebutaan dapat dicegah.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat Mata
  • Kandungan: Carteolol HCl 2 %
  • Bentuk: Tetes mata
  • Satuan Penjualan: Botol Tetes
  • Kemasan: Botol Tetes 2.5 mL
  • Farmasi: PT Otsuka Indonesia.

Kegunaan

Arteoptic LA diindikasikan untuk pengobatan glaukoma kronik sudut terbuka dan hipertensi intraokular (tekanan di dalam bola mata yang tinggi akibat cairan mata berlebih).

Dosis & Cara Penggunaan

Penggunaan Arteoptic LA harus dikonsultasikan dengan Dokter. Dosis penggunaan Arteoptic LA: 1 tetes pada tiap mata 1 kali sehari.

Efek Samping

Berikut adalah efek samping yang mungkin timbul setelah penggunaan Arteoptic LA:
- Rasa terbakar pada mata
- Hiperemia pada mata (meningkatnya aliran darah ke mata yang ditandai dengan mata memerah)
- Produksi air mata berlebih
- Iritasi mata
- Penglihatan kabur
- Konjungtivitis
- Efek samping sistemik berupa bradikardia, asma.

Kontraindikasi:
- AV Blok derajat 2 dan 3
- Bradikardia
- Gagal jantung
- Syok Kardiogenik
- Bronkospasme
- Asma
- PPOK berat
- Edema paru.

Interaksi Obat: 
Arteoptic LA adalah obat yang digunakan secara topikal di mata, oleh karena itu kecil kemungkinannya terjadi interaksi dengan obat lain, namun berikut adalah obat-obat yang mungkin dapat menimbulkan interaksi:
- Antaonis reseptor alfa: prazosin
- Antagonis reseptor beta: atenolol, metoprolol
- Klonidin
- Digoksin
- Epinefrin
- Obat antihipertensi / darah tinggi: metildopa, resepin.

Keamanan Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Arteoptic LA ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.