Pengertian

Asam traneksamat merupakan obat yang digunakan untuk mengurangi atau menghentikan perdarahan. Ketika mengalami perdarahan, tubuh otomatis akan membekukan darah untuk menghentikan perdarahan. Obat ini bekerja dengan cara menghambat hancurnya bekuan darah yang sudah terbentuk, sehingga perdarahan tidak terus terjadi. Asam traneksamat digunakan untuk mengurangi perdarahan pada wanita dengan menorrhagia (haid berlebihan adalah keluarnya darah menstruasi secara berlebihan atau dalam jumlah yang terlampau banyak) dan mencegah perdarahan saat tindakan cabut gigi pada pasien hemofilia (suatu penyakit yang menyebabkan gangguan perdarahan karena kekurangan faktor pembekuan darah). Namun terkadang asam traneksamat juga digunakan untuk mimisan, hifema atau perdarahan pada mata, perdarahan pasca operasi, dan hereditary angioedema, yaitu kelainan genetik yang mengakibatkan pembengkakan di bawah kulit.

Keterangan

  1. Asam Traneksamat Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Hemostatik
    • Kandungan: Asam traneksamat 100 mg/mL
    • Bentuk: Ampul
    • Satuan Penjualan: Ampul
    • Kemasan: Box @ 10 ampul, 5 mL/ampul
    • Farmasi: Hexpharm Jaya ; Bernofarm.
  2. Asam Traneksamat Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Hemostatik
    • Kandungan: Asam traneksamat
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Dus, 10 Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Bernofarm.

Kegunaan

Asam Traneksamat digunakan untuk menghentikan perdarahan yang tidak normal misalnya Mimisan, perdarahan sesudah operasi, operasi gigi pada penderita hemofilia (gangguan perdarahan karena kurangnya faktor pembekuan darah).

Dosis & Cara Penggunaan

Asam Traneksamat termasuk dalam golongan obat keras sehingga penggunaan Asam Traneksamat harus dikonsultasikan dahulu kepada Dokter.

Aturan penggunaan pada perdarahan jangka pendek:

  • Suntik intravena
    Dewasa: 0,5-1 gr atau 10 mg/kgBB, 3 kali sehari. Atau 25-50 mg/kgBB, per 24 jam, melalui infus berkelanjutan.
    Anak-anak: 10 mg/kgBB, 2-3 kali sehari.
  • Tablet/kapsul
    Dewasa: 1-1,5 gr atau 15-25 mg/kgBB, 2-3 kali sehari.
    Anak-anak: 25 mg/kgBB, 2-3 kali sehari.

Aturan penggunaan pada hereditary angioedema:
Tablet/kapsul
Dewasa: 1-1,5 gr, 2-3 kali sehari
Anak-anak: 25 mg/kgBB, 2-3 kali sehari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi adalah sakit kepala, gangguan pencernaan seperti mual dan muntah.

Kontraindikasi:
Asam Traneksamat sebaiknya tidak digunakan pada kondisi:

  • Pasien dengan perdarahan subaraknoid (perdarahan mendadak pada celah otak) dan penderita dengan riwayat tromboemboli (tersumbatnya pembuluh darah dengan bekuan darah).
  • Pasien dengan kelainan pada penglihatan warna.
  • Pasien yang hipersensitif terhadap asam traneksamat.

Interaksi Obat:

  • Hindari penggunaan bersama dengan obat-obat yang memiliki efek yang sama dengan asam traneksamat.
  • Penggunaan bersamaan dengan kontrasepsi hormonal dapat meningkatkan risiko tromboemboli vena (penggumpalan darah pada vena) atau trombosis arteri (penggumpalan darah pada arteri).

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Asam Traneksamat ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).