Pengertian

Asam Traneksamat Injeksi adalah obat dengan nama generik yang diproduksi oleh Hexpharm Jaya. Asam Traneksamat injeksi mengandung Asam Traneksamat 100 mg/mL. Dalam kemasan 1 box berisi 10 ampul, tiap ampul berisi 5mL cairan. Asam traneksamat digunakan untuk menghentikan perdarahan yang tidak normal.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Hemostatik.
  • Kandungan: Asam traneksamat 100 mg/mL.
  • Bentuk: Ampul.
  • Satuan Penjualan: Ampul.
  • Kemasan: Box @ 10 ampul, 5mL/ampul.
  • Farmasi: Hexpharm Jaya.

Kegunaan

Untuk menghentikan perdarahan yang tidak normal misalnya Mimisan, perdarahan sesudah operasi, operasi gigi pada penderita hemofilia (gangguan perdarahan karena kurangnya faktor pembekuan darah).

Dosis & Cara Penggunaan

Asam Traneksamat injeksi termasuk ke dalam golongan Obat keras sehingga penggunaannya harus dikonsultasikan dengan Dokter. Dosis secara umum 500-1000 mg (IV) dengan injeksi lambat (1mL/menit) 3 x sehari. Perdarahan abdominal setelah operasi : 1 gram 3 x sehari pada 3 hari pertama, kemudian dilanjutkan oral 1 gram 3-4 x sehari. Untuk mencegah perdarahan ulang dapat diberikan per oral 1 gram 3-4 kali sehari selama 7 hari. Khusus untuk perdarahan setelah operasi gigi pada penderita hemofilia :Segera sebelum operasi : 10 mg/kg BB (IV), Setelah operasi : 25 mg/kg BB (oral) 3-4 x sehari selama 6-8 hari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi adalah sakit kepala, gangguan pencernaan seperti mual dan muntah.

Kontraindikasi
Asam Traneksamat Injeksi sebaiknya tidak digunakan pada kondisi:
- Pasien dengan perdarahan subaraknoid (perdarahan mendadak pada celah otak) dan penderita dengan riwayat tromboemboli (tersumbatnya pembuluh darah dengan bekuan darah).
- Pasien dengan kelainan pada penglihatan warna.
- Pasien yang hipersensitif terhadap asam traneksamat.

Interaksi Obat
- Hindari penggunaan bersama dengan obat-obat yang memiliki efek yang sama dengan asam traneksamat.
- Penggunaan bersamaan dengan kontrasepsi hormonal dapat meningkatkan risiko tromboemboli vena (penggumpalan darah pada vena) atau trombosis arteri (penggumpalan darah pada arteri).

Kategori Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Asam Traneksamat ke dalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut:
“Studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada studi terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya).”
Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat yang mengandung Asam Traneksamat selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter."