Pengertian

Avodart merupakan obat yang digunakan pada pria untuk mengobati gejala pembesaran prostat. Avodart mengandung Dutasteride bekerja dengan menghambat pembesaran prostat. Obat ini membantu untuk meringankan gejala BPH (pembengkan prostat jinak) seperti kesulitan buang air kecil, urin yang keluar sedikit, dan kebutuhan untuk sering buang air kecil atau mendadak ingin buang air kecil. Obat ini juga dapat membantu mengurangi kemungkinan operasi pengobatan BPH (pembengkan prostat jinak).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Obat untuk Kandung Kemih, Gangguan Prostat.
  • Kandungan: Dutasteride 0.5 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: 1 Strip @10 Tablet.
  • Farmasi: GlaxoSmithKline Indonesia

Kegunaan

Avodart digunakan untuk pengobatan dan pencegahan hiperplasia prostat, mengurangi ukuran prostat, meningkatkan aliran urinary, mengurangi resiko retensi urin akut.

Dosis & Cara Penggunaan

Penggunana Avodart harus dikonsultasikan dengan Dokter. Dosis: 1 kapsul 1 x sehari, sesudah makan. Penggunaan obat ini harus dengan anjuran Dokter.

Efek Samping

Efek samping lainnya yang dapat ditimbulkan selama penggunaan obat dutasteride antara lain:
-Disfungsi seksual seperti libido, ejakulasi dini, disfungsi ereksi.
-Pembesaran payudara.
-Penurunan jumlah air mani.
-Depresi.
-Sakit kepala.

Kontraindikasi:
Hipersensitif (alergi) terhadap dutasteride, inhibitor reduktase 5-α lainnya atau komponen Avodart. Gangguan hati, wanita, anak-anak dan remaja.

Interaksi Obat:
-Penghambat alfa adregenik seperti terazosin atau tamsulosin
-Penghambat kalsium channel, seperti verapamil atau diltiazem dapat meningkatkan kadar obat dutasteride
-Penghambat Cytochrome P450 3A.

Ketegori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Avodart kedalam Kategori X:

Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.