Pengertian

Azopt mengandung Brinzolamide yang digunakan untuk membantu mengobati tekanan tinggi di dalam mata karena glaukoma (tipe sudut terbuka) atau penyakit mata lainnya (misalnya hipertensi okular). Menurunkan tekanan tinggi di dalam mata membantu mencegah kebutaan. Azopt bekerja dengan cara mengurangi jumlah cairan di dalam mata. Ini termasuk dalam golongan obat yang dikenal sebagai penghambat anhidrida karbonat.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Preparat Antiglukoma
  • Kandungan: Brinzolamide 1 %
  • Bentuk: Tetes Mata
  • Satuan penjualan: Botol Tetes
  • Kemasan: Botol Tetes 5 mL
  • Farmasi: PT Alcon.

Kegunaan

Azopt memiliki kegunaan untuk membantu mengobati Glaukoma (peningkatan cairan pada mata) sudut terbuka dan Hipertensi okular (Hipertensi pada mata).

Dosis & Cara Penggunaan

Pemakaian Azopt harus dikonsultasikan dengan Dokter. Aturan pakai Azopt adalah:
Dewasa: Open-angle glaukoma dan Hipertensi okular Sebagai suspensi 1%: Teteskan 2-3 kali sehari 1 tetes, baik sendiri atau sebagai terapi tambahan dengan bloker β-blocker atau analog prostaglandin.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi saat penggunaan Azopt adalah:

  • Penglihatan kabur
  • Rasa tidak normal (rasa pahit, asam, atau tidak biasa)
  • Blepharitis (peradangan kelopak mata)
  • Dermatitis (peradangan kulit)
  • Mata kering
  • Sensasi tubuh asing
  • Sakit kepala
  • Hiperemia (peningkatan aliran darah ke bagian tubuh)
  • Pelepasan okular
  • Ketidaknyamanan mata
  • Keratitis mata (peradangan kornea mata)
  • Sakit mata
  • Pruritus okular (gatal pada mata)
  • Rinitis (iritasi dan pembengkakan selaput lendir di hidung).

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Azopt pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif terhadap brinzolamid, sulfonamid.
  • Asidosis hiperkloremik (kondisi tubuh kekurangan zat natrium bikarbonat).

Interaksi Obat:
Berikut ini adalah beberapa interaksi obat yang umumnya terjadi pada Azopt:

  • Penggunaan bersamaan dengan inhibitor karbonat anhidrase oral dapat menyebabkan efek sistemik aditif.
  • Dapat meningkatkan toksisitas jika digunakan bersama dengan salisilat dengan dosis tinggi.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Azopt ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.