Pengertian

Azithromycin merupakan obat dengan banyak nama dagang salah satunya adalah Aztercon yang merupakan Antibiotik yang digunakan untuk membantu mengobati infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan bakteri. Obat ini hanya digunakan untuk membantu mengobati infeksi bakteri, sehingga penggunaan Aztercon Kaplet pada pengobatan infeksi virus (seperti flu) dan jamur tidak akan berhasil. Penggunaan Aztercon Kaplet yang tidak tepat dapat menyebabkan bakteri menjadi resisten (kebal) dan menurunkan efektifitas kerja obat ini.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik
  • Kandungan: Azithromycin 500 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @10 Kaplet
  • Farmasi: PT Novell Pharmaceutical Laboratories.

Kegunaan

Aztercon Kaplet digunakan sebagai Obat untuk membantu mengobati infeksi kulit dan jaringan lunak, infeksi saluran pernafasan, infeksi kelamin tidak berkomplikasi karena Chlamydia, pencegahan penyebarluasan infeksi Mycobacterium Avium Complex (MAC), gonore/kencing nanah tidak berkomplikasi, imunisasi aktif terhadap demam tifoid yang disebabkan oleh Salmonella typhi, granuloma Inguinale (suatu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Calymatobacterium granulomatis, yang menyebabkan peradangan menahun pada alat kelamin).

Dosis & Cara Penggunaan

Penggunaan Aztercon harus dikonsultasikan dengan Dokter. Aturan penggunaan Aztercon adalah:
Usia > 16 tahun: 500 mg/hari dalam 3 hari. Atau hari pertama 500 mg sebagai dosis tunggal, selanjutnya 250 mg/hari selama 2-5 hari. Atau sesuai petunjuk Dokter.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Aztercon adalah:

  • Gangguan saluran cerna (mual, muntah, diare, sembelit)
  • Gangguan penglihatan dan iritasi, tuli, pusing, sakit kepala, kelelahan
  • Anoreksia (Gangguan berupa penurunan nafsu makan yang berlebihan)
  • Parestesia (sensasi abnormal berupa kesemutan, tertusuk, atau terbakar pada kulit yang umumnya dirasakan di tangan, kaki, lengan, dan tungkai).
  • Dysgeusia (kondisi yang ditandai oleh distorsi rasa dalam indera pengecap, dimana seseorang mengalami perubahan rasa saat mengecap makanan atau minuman)
  • Hidung tersumbat, sinusitis (inflamasi atau peradangan pada dinding sinus).
  • Pembengkakan wajah, pruritus (rasa gatal yang bisa meliputi seluruh atau sebagian tubuh seseorang), ruam, urtikaria/biduran, arthralgia (nyeri pada satu atau lebih sendi).

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Aztercon Kaplet pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif terhadap antibiotik golongan makrolida.
  • Memiliki riwayat ikterus kolestatik / disfungsi hati setelah penggunaan antibiotik sebelumnya.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Aztercon Kaplet:

  • Dapat meningkatkan konsentrasi serum digoxin, siklosporin, terfenadin, hexobarbital dan fenitoin.
  • Menurunkan tingkat penyerapan dengan antasida yang mengandung aluminium dan magnesium.
  • Meningkatkan resiko toksisitas (racun) ergot.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Aztercon Kaplet ke dalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).