Pengertian

Becantex merupakan obat yang digunakan untuk mengobati tukak dan peradangan pada mukosa lambung (gastristis) akibat produksi asam lambung yang berlebihan. Becantex mengandung zat aktif Rebamipide yaitu asam amino turunan kuinolon yang bekerja dengan meningkatkan sistem pertahanan dan perlindungan mukosa dengan mengaktifkan gen yang mengkode siklooksigenase-2 sehingga memberika efek sitoprotektif terhadap mukosa lambung. Rebamipide juga dapat meningkatkan jumlah lendir lambung dan merangsang aliran darah pada mukosa supaya membantu menekan peradangan dan memperbaiki mukosa lambung.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antasid, Obat Antirefluks dan Antiulserasi
  • Kandungan: Rebamipide 100 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Pharos.

Kegunaan

Terapi kombinasi dengan penghambat pompa proton, antikolinergik atau antagonis H2 untuk tukak lambung (luka yang muncul pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan dinding lambung).

Dosis & Cara Penggunaan

Penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk Dokter. Dosis penggunaan Becantex secara umum adalah:
Dewasa: 3 x sehari 1 tablet, sebelum atau sesudah makan, dan menjelang tidur malam.

Efek Samping

Berikut adalah efek samping yang memungkinkan dapat terjadi selama mengkonsumsi Becantex. Efek-efek samping ini memungkinkan, tetapi tidak selalu terjadi. Beberapa efek samping ini langka tetapi serius. Konsultasi pada Dokter jika mengalami efek samping berikut, terutama jika efek samping tidak hilang.
- Mual
- Ruam kulit
- Sakit perut
- Toksisitas akut
- Ruam
- Pruritis (kemerahan, benjolan,ecet, kulit kering, kulit pecah-pecah dan tekstur kulit kasar)
- Sembelit
- Diare.