Pengertian

Befixim merupakan Sediaan Kapsul yang mengandung Cefixime, obat ini diproduksi oleh Dexa Medica/ Beta Pharmacon. Befixim atau Cefixime digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri. Obat ini dikenal sebagai antibiotik sefalosporin. Obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri. Penyalahgunaan Antibiotik yang tidak tepat dosis dapat menyebabkan resistensi (kebal) terhadap bakteri dan menurunkan efektifitas kerja obat ini.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Sefalosforin.
  • Kandungan: Cefixime Trihydrate 200 mg.
  • Bentuk: Kapsul.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @6 Kapsul.
  • Farmasi: Dexa Medica/ Beta Pharmacon.

Kegunaan

Befixim dgunakan untuk mengobati penyakit yang terinfeksi bakteri, seperti Pneumonia (radang paru-paru), Sinusitis (inflamasi atau peradangan pada dinding sinus) dan otitis media (infeksi yang terjadi pada telinga bagian tengah). Selain itu, obat ini juga dapat digunakan sebagai antibiotik untuk melawan demam tifoid.

Dosis & Cara Penggunaan

Befixim termasuk golongan obat keras, hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep Dokter. Aturan penggunaan:

  • Penyakit menular seksual dewasa dan lansia: 1 gram sebagai dosis tunggal.
  • Indikasi lain: 500 mg 1 kali sehari selama 3 hari.
  • Anak: 10 mg/kg BB/hari selama 3 hari.
  • Dosis alternatif (pemberian selama 5 hari): 10 mg/kg BB/hari pada hari ke-1, lalu 5 mg/kg BB/hari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Befixim, yaitu:
1. Mual dan muntah
2. Sakit perut
3. Dispepsia (nyeri/sakit pada bagian atas perut)
4. Kembung
5. Mulut kering
6. Pusing dan sakit kepala
7. Diare
8. Gugup
9. Mengantuk
10. Malaise (perasaan umum tidak sehat, tidak nyaman, atau lesu)
11. Kelelahan
12. Kejang
13. Anoreksia (sebuah gangguan makan yang ditandai dengan penolakan untuk mempertahankan berat badan yang sehat dan rasa takut yang berlebihan terhadap peningkatan berat badan akibat pencitraan diri yang menyimpang)
14. Pruritus (rasa gatal yang bisa meliputi seluruh atau sebagian tubuh seseorang)

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Befixim pada pasien yang memiliki indikasi hipersensitif terhadap cefixime trihydrate

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Befixim:

  • Peningkatan konsentrasi carbamazepine plasma dengan penggunaan bersamaan
  • Peningkatan bioavailabilitas dengan nifedipine
  • Konsentrasi serum meningkat dengan probenesid
  • Warfarin dapat meningkatkan waktu protrombin (dengan atau tanpa pendarahan) dengan antikoagulan.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Befixim ke dalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada studi terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya).