Pengertian

Berlified adalah salah satu jenis obat yang mampu mengobati dan meringankan gejala serta penyakit batuk berdahak yang bersifat produktif serta flu atau pilek. Berlifed Sirup mengandung beberapa zat aktif yaitu Prometasin HCI, Pseudoefedrin HCI, Na-sitrat, amonium klorida dan etanol. Amonium Chloride digunakan untuk membantu mencairkan dahak sehinga saluran pernafasan lebih lancar dan lega. Pseudoephedrine merupakan obat yang digunakan untuk membantu meredakan gejala hidung tersumbat. Pseudoephedrine masuk ke dalam golongan zat dekongestan yang mampu mengecilkan pembuluh darah dan mengurangi penyumbatan serta pembengkakan.

Keterangan

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas
  • Kelas Terapi: Batuk dan Pilek
  • Kandungan: Per 5 mL mengandung promethazine HCl 5 mg, pseudoephedrine HCl 15 mg, Na citrate 57 mg, ammon Cl 135 mg, ethanol 0.02 mg
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol 60 mL
  • Farmasi: PT Berlico Mulia Farma.

Kegunaan

Kegunaan dari Berlifed Sirup adalah meringankan batuk berdahak dan pilek.

Dosis & Cara Penggunaan

Aturan penggunaan Berlifed adalah:
1. Anak 2-5 tahun: 3 kali sehari 2.5 mL
2. Anak 6-12 tahun: 3 kali sehari 5 mL.
3. Dewasa: 3 kali sehari 10 mL.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Berlifed adalah:

  • Gangguan pencernaan ringan.
  • Sakit kepala, insomnia.
  • Tremor (gerakan tidak terkendali secara terus-menerus yang menyebabkan gemetar pada satu atau lebih bagian tubuh).
  • Takikardi (meningkatnya detak jantung), mulut kering.
  • Aritmia (gangguan irama jantung), retensi urin (gangguan pada kandung kemih sehingga kesulitan untuk mengeluarkan atau mengosongkan urine) dan palpitasi (berdebar-debar).

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Berlifed Sirup pada pasien yang memiliki dengan kondisi di bawah ini:

  • Pasien dalam keadaan koma atau menderita depresi SSP (sistem saraf pusat) apa pun penyebabnya.
  • Sedang menggunakan atau dalam 14 hari pernah menggunakan obat golongan MAO inhibitor.
  • Hipertensi, penyakit jantung koroner, penyakit pembuluh darah oklusif (penyakit yang dapat terjadi akibat proses aterosklerosis atau proses inflamasi pembuluh darah).
  • Gangguan ginjal berat.
  • Diabetes melitus.
  • Glaukoma (kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata) sudut tertutup.
  • Hipertiroidisme (kondisi ketika kadar hormon tiroksin di dalam tubuh sangat tinggi).
  • Pembesaran prostat.
  • Phaeochromocytoma (tumor jinak yang berkembang dari sel-sel kromafin, yang terdapat di bagian tengah kelenjar adrenal).

Interaksi Obat:
Berikut ini adalah beberapa interaksi obat yang umumnya terjadi pada Berlifed Sirup:

  • Dapat meningkatkan efek dari antikolinergik, antidepresan trisiklik, obat penenang atau hipnotis.
  • Dapat meningkatkan aktivitas alat pacu jantung ektopik ketika diberikan bersama dengan digoksin.
  • Dapat mengurangi efek farmakologis dari agen antihipertensi yang mengganggu aktivitas simpatis (reserpin, metildopa).
  • Dapat meningkatkan penyerapan dengan alumunium hidroksida.
  • Dapat meningkatkan efek jika digunakan bersama doxapram dan oksitosin.
  • Dapat menurunkan efek terapi jika digunakan bersama antipsikotik.
  • Dapat mengurangi tingkat penyerapan jika digunakan bersama kaolin.
  • Dapat meningkatkan efek antidepresan trisiklik.
  • Dapat meningkatkan efek vasokonstriktor dari alkaloid ergot.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Berlifed Sirup ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.