Pengertian

Betamol merupakan obat yang diproduksi oleh Balatif. Obat ini mengandung Paracetamol yang diindikasikan untuk mengatasi nyeri dan demam ringan hingga sedang. Mekanisme kerja obat ini adalah dengan menghambat enzim cyclooxygenase (COX). Enzim COX berperan pada pembentukan prostaglandin (senyawa penyebab nyeri). Jika kerja enzim COX dihambat, maka jumlah prostaglandin pada sistem saraf pusat menjadi berkurang, sehingga respon tubuh terhadap nyeri berkurang. Paracetamol menurunkan suhu tubuh dengan cara menurunkan hipotalamus di pusat pengendali suhu tubuh di otak.

Keterangan

  • Betamol Kaplet
  • Golongan: Obat Bebas
  • Kelas Terapi: Analgetik (Non Opioid) dan Antipiretik
  • Kandungan: Paracetamol 500 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip; Botol
  • Kemasan: 1 Strip @ 10 Kaplet; Botol Plastik @ 100 Kaplet
  • Farmasi: Balatif.

Kegunaan

Betamol diindikasikan untuk mengatasi nyeri yang disebabkan oleh sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot serta menurunkan demam.

Dosis & Cara Penggunaan

Anjuran Minum:
Anak Usia 7-12 tahun: 3-4 x sehari 1/2-1 kaplet
Anak Usia > 12 tahun dan Dewasa: 3-4 x sehari 1-2 kaplet.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin akan timbul adalah trombositopenia (penurunan jumlah trombosit darah), leukopenia (penurunan jumlah leukosit dalam darah), neutropenia (penurunan kadar neutrofil dalam darah), hipotensi dan takikardia (detak jantung lebih dari normal), mual, muntah, sembelit, sakit kepala, insomnia, gatal.

Kontraindikasi:
Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif terhadap paracetamol.

Interaksi Obat:
Mengurangi penyerapan jika digunakan bersamaan dengan colestyramine. Konsentrasi serum menurun jika digunakan bersamaan dengan rifampisin dan beberapa antikonvulsan (misalnya: Fenitoin, fenobarbital, karbamazepin, primidon). Meningkatkan efek antikoagulan warfarin dan kumarin lainnya jika digunakan bersamaan dengan obat ini dalam jangka panjang. Meningkatkan penyerapan jika digunakan bersamaan dengan metoclopramide dan domperidone. Meningkatkan konsentrasi serum jika digunakan bersamaan dengan probenesid. Dapat meningkatkan konsentrasi serum kloramfenikol.

Kategori Kehamilan:
Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin.