Pengertian

Betaserc mengandung Betahistine yang merupakan obat alergi yang berfungsi mengatasi kondisi yang timbul akibat penyakit Meniere. Penyakit Meniere sendiri adalah kondisi langka yang mempengaruhi telinga bagian dalam. Kondisi ini bisa menyebabkan gejala-gejala seperti vertigo, sinusitis atau munculnya suara berdesir dari dalam telinga, kehilangan pendengaran, dan merasakan tekanan di telinga bagian dalam. Hindari penggunaan Betaserc pada ibu hamil dan menyusui.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat
  • Kandungan: Betahistine 8 mg; Betahistine 24 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 25 Tablet, Strip @ 20 Tablet
  • Farmasi: Abbott Indonesia.

Kegunaan

Betaserc digunakan sebagai obat untuk mengatasi Penyakit Meniere.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat Keras. Dengan Resep Dokter. Aturan penggunaan:

- Dewasa:  24 - 48 mg sehari dalam dosis terbagi
- Sediaan tablet 8 mg: 3 x 1 - 2 pertablet sehari
- Sediaan tablet 24 mg: dosis untuk dewasa adalah 2 x 1 tablet perhari.

Dosis harus disesuaikan ecara individual tergantung dari respon. Perbaikan kadang-kadang baru terlihat setelah 2 minggu pengobatan. Hasil terbaik kadang-kadang baru diperoleh setelah beberapa bulan pengobatan. Ada indikasi bahwa pengobatan yang dimulai dari permualaan serangan akan mencegah progesifitas penyakit dan / atau hilangnya pendengaran pada sepanjang perjalanan penyakit.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin muncul dari penggunaan Betaserc yaitu ruam, pruritus, sindrom Stevens-Johnson, urtikaria (gatal), dispepsia (sekumpulan gejala nyeri, perasaan tidak enak pada perut bagian atas yang menetap), mual, sakit kepala, kebingungan, kejang-kejang, kantuk, halusinasi, parestesia, hipotensi (termasuk ortostatik dan postural), takikardia, distensi abdomen dan nyeri, kembung, ulkus peptikum, muntah, sesak napas.

Kontraindikasi:
Pheochromocytoma (tumor langka pada kelenjar adrenal).

Interaksi Obat:
Efek terapi berkurang dengan antihistamin. Dapat mengurangi efek bronkodilator agonis β2. Peningkatan konsentrasi serum dengan MAOI.