Pengertian

Bidium merupakan merupakan obat antidiare dengan kandungan bahan aktif loperamide HCl 2 mg. Loperamide bekerja dengan memperlambat motilitas atau pergerakan usus, sehingga dapat membantu menghentikan diare. Bidium dikontraindikasikan untuk anak di bawah 12 tahun, wanita hamil dan menyusui dan keadaan konstipasi.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antidiare
  • Kandungan: Loperamide HCl 2 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: PT Bima Mitra Farma.

Kegunaan

Bidium digunakan untuk mengobati diare akut dan kronik, selain itu juga untuk mengurangi jumlah kotoran atau tinja yang keluar selama ilestomy (lubang yang dibuat di perut selama operasi).

Dosis & Cara Penggunaan

Penggunaan Bidium harus dikonsultasikan dengan Dokter. Aturan penggunaan obat ini yaitu diare non spesifik: 2-4 mg 1-2 kali sehari. Diare kronik: 4-6 mg sehari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi adalah mual, gangguan kulit, letih, mulut kering.

Kontraindikasi:
Sebaiknya tidak digunakan pada pasien untuk kondisi di bawah ini:

  • Jangan meminum obat ini jika Anda alergi terhadap setiap zat dalam obat ini, sakit perut tanpa diare, sembelit, perut kembung, tinja berdarah, atau tinja berwarna gelap.
  • Jangan gunakan pada anak-anak kurang dari 6 tahun kecuali atas saran Dokter.
  • Obat ini tidak boleh digunakan pada bayi kurang dari 24 bulan.

Interaksi Obat:
Berikut adalah interaksi dengan obat-obat lain:

  • Bidium (loperamide) meningkatkan konsentrasi desmopresin oral dalam plasma.
  • Bidium (loperamide) adalah substrat P-glikoprotein, oleh karena itu konsentrasinya akan meningkat bila diberikan bersamaan dengan inhibitor P-Glycoprotein (quinidine, ritonavir, dan ketoconazole).
  • Konsentrasi saquinavir dapat menurun hingga setengah ketika diberikan bersamaan dengan bidium (loperamide).
  • Resiko sembelit meningkat jika diberikan bersamaan dengan obat antimotility lain seperti obat-obat golongan opioid, anti histamin, anti psikotik dan antikolinergik.

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Bidium ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.