Pengertian

Bisoprolol adalah obat dengan nama generik yang diproduksi oleh banyak industri farmasi. Obat ini digunakan untuk mengobati hipertensi atau tekanan darah tinggi, angina (nyeri pada dada karena kurangnya aliran darah ke jantung) dan gagal jantung. Bisoprolol bekerja dengan mencegah adrenalin menempel pada reseptornya di jantung sehingga kerja jantung menjadi lebih ringan dan membuat tekanan darah menjadi turun. Untuk memaksimalkan kerja dari Bisoprolol dianjurkan untuk memulai kebiasaan hidup sehat seperti olahraga teratur, makan makanan yang berserat, hindari konsumsi makanan berlemak dan terlalu asin, hentikan kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol.

Keterangaan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Beta Blocker
  • Kandungan: Bisoprolol 5 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Novell; Dexa Medica; Pertiwi Agung; Bernofarm; Otto.

Kegunaan

Bisoprolol digunakan untuk mengobati hipertensi, penyakit jantung koroner dan angina pektoris.

Dosis & Cara Penggunaan

Bisoprolol termasuk dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus dikonsultasikan kepada Dokter agar menyesuaikan dengan berat atau tidaknya penyakit yang diderita.

Pada umumnya digunakan dosis 5 mg sehari pada pagi hari, sebelum atau sesudah sarapan. Pada kasus ringan, bisoprolol 5 mg sehari sudah mencukupi. Kebanyakan pasien dikontrol dengan 10 mg sehari, hanya beberapa kasus diperlukan dosis 20 mg sehari. Untuk pasien gagal ginjal tahap terakhir atau gangguan fungsi hati yang parah, maksimal dosis adalah 10 mg sehari. Tidak disarankan menghentikan obat secara mendadak.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi adalah dispnea (sesak), pusing, kardiomiopati (kelainan otot jantung), bradikardia (denyut jantung lambat), hipotensi, takikardia (denyut jantung melebihi 100 kali/menit), kelelahan, pneumonia (radang paru-paru). Sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan gagal jantung akut, asma bronkial parah dan hipersensitif terhadap bisoprolol.

Kontraindikasi:
Sebaiknya tidak digunakan pada kondisi:

  • Gagal jantung akut
  • Syok kardionergik (jantung mengalami gangguan secara mendadak sehingga tidak bisa memenuhi pasokan darah yang dibutuhkan oleh tubuh)
  • Blok AV derajat 2 atau 3

Interaksi Obat:

  • Penggunaan bersama dengan obat golongan antagonis kalsium (misalnya diltiazem dan verapamil) dapat menyebabkan hipotensi berat
  • Dapat mengurangi efek hipotensi apabila digunakan bersamaan dengan obat golongan OAINS (Obat Anti Inflamasi Non Steroid).

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Bisoprolol ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.