Pengertian

Brainact mengandung Citicoline, senyawa kimia otak yang secara alami ada di dalam tubuh manusia. Penggunaannya sebagai obat bermanfaat dalam meningkatkan daya ingat, mempercepat masa pemulihan akibat stroke, membantu mengobati Alzhaimer (pikun akut), dan Parkinson (gemetar tanpa terkendali). Obat ini bekerja dengan cara melindungi otak, mempertahankan fungsi otak secara normal, serta mengurangi jaringan otak yang rusak akibat cedera. Selain itu, citicolin mampu meningkatkan aliran darah dan konsumsi oksigen di otak.

Keterangan

  1. Brainact O-dis
    • Golongan: Suplemen Makanan
    • Kelas Terapi: Vasodilator Perifer dan Aktivator Serebral / Nootropik & Neurotonik
    • Kandungan: Citicoline 500 mg
    • Bentuk: Tablet Cepat larut
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Tablet cepat larut
    • Farmasi: PT. Dankos Farma.
  2. Brainact Tablet
    • Golongan: Suplemen Makanan
    • Kelas Terapi: Vasodilator Perifer dan Aktivator Serebral / Nootropik & Neurotonik
    • Kandungan: Citicoline 500 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: PT. Dankos Farma.
  3. Brainact Sachet
    • Golongan: Suplemen Makanan
    • Kelas Terapi: Vasodilator Perifer dan Aktivator Serebral / Nootropik & Neurotonik
    • Kandungan: Citicoline 1000 mg
    • Bentuk: Serbuk
    • Satuan Penjualan: Sachet
    • Kemasan: Box, 5 Sachet @ 2 gram
    • Farmasi: PT. Dankos Farma
  4. Brainact Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Vasodilator Perifer dan Aktivator Serebral / Nootropik & Neurotonik
    • Kandungan: Citicoline 125 mg/mL
    • Bentuk: Ampul
    • Satuan Penjualan: Ampul
    • Kemasan: Box, 5 Ampul @ 2 mL; Box, 5 Ampul @ 4 mL; Box, 5 Ampul @ 8 mL
    • Farmasi: PT. Dankos Farma.

Kegunaan

Brainact digunakan untuk membantu menangani penurunan kemampuan kognitif pada usia lanjut dan sebagai suplemen untuk membantu memulihkan sel-sel pada otak setelah cedera.

Dosis & Cara Penggunaan

Gangguan serebrovaskular, gangguan kognitif, cedera kepala, penyakit Parkinson:
Dewasa: 500 mg sekali hingga dua kali sehari, atau 1.000 mg sekali sehari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi pada pemakaian Brainact antara lain:
1. Insomnia (kesulitan tidur)
2. Sakit kepala
3. Diare
4. Mual dan muntah

Kontraindikasi:
Jangan diberikan pada pasien dengan Hipertonia (tegangan otot yang meninggi) pada sistem saraf parasimpatis (sistem saraf yang bertanggung jawab untuk mewujudkan peningkatan air liur, produksi air mata, buang air kecil, pencernaan dan buang air besar).

Interaksi Obat:
Dapat mempotensiasi efek levodopa.

Kategori Kehamilan:
Sampai saat ini, belum ada penelitian yang membuktikan apakah citicolin boleh dikonsumsi oleh wanita hamil atau menyusui. Namun, obat ini disarankan untuk tidak diberikan kepada wanita hamil atau menyusui.