Pengertian

Caduet mengandung Atorvastatin dan Amlodipine. Atorvastatin berfungsi menurunkan kadar kolesterol tubuh. Atorvastatin bekerja dengan menghambat reaksi beberapa enzim yang dibutuhkan oleh tubuh dalam menghasilkan kolesterol. Amlodipin adalah obat untuk mengatasi hipertensi atau tekanan darah tinggi. Obat ini juga bisa digunakan untuk membantu mengatasi serangan angina atau angin duduk. Amlodipine bekerja dengan cara melemaskan dinding dan melebarkan pembuluh darah.

Keterangan

  1. Caduet 5/10 mg
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas terapi: Antikolesterol dan Antihipertensi
    • Kandungan:¬†Amlodipine 5 mg dan Atorvastatin 10 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Tablet
    • Kemasan : Dus, 3 Blister @ 10 Tablet Salut Selaput
    • Farmasi: PT. Pfizer Indonesia
  2. Caduet 5/20 mg
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas terapi: Antikolesterol dan Antihipertensi
    • Kandungan: Amlodipine 5 mg dan Atorvastatin 20 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Tablet
    • Kemasan : Dus, 3 Blister @ 10 Tablet Salut Selaput
    • Farmasi: PT. Pfizer Indonesia
  3. Caduet 10/10 mg
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas terapi: Antikolesterol dan Antihipertensi
    • Kandungan: Amlodipine 10 mg dan Atorvastatin 10 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Tablet
    • Kemasan : Dus, 3 Blister @ 10 Tablet Salut Selaput
    • Farmasi: PT. Pfizer Indonesia
  4. Caduet 10/20 mg
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas terapi: Antikolesterol dan Antihipertensi
    • Kandungan: Amlodipine 10 mg dan Atorvastatin 20 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Tablet
    • Kemasan : Dus, 3 Blister @ 10 Tablet Salut Selaput
    • Farmasi: PT. Pfizer Indonesia.

Kegunaan

Caduet digunakan untuk membantu menurunkan kolesterol dan mengatasi hipertensi.

Dosis & Cara Penggunaan

Caduet termasuk golongan obat keras, penggunaannya harus berdasarkan resep Dokter.

Aturan penggunaan Caduet:

  • Dewasa:
    Amlodipine: Awalnya 5 mg sekali sehari, selama lebih dari 1-2 minggu hingga maksimum 10 mg sekali sehari. Atorvastatin: Awalnya 10-20 mg sekali sehari.
  • Anak:
    Usia 6-17 tahun diberikan amlodipine 2,5-5 mg sekali sehari, sedangkan Atorvastatin Awalnya 10 mg sekali sehari pada anak usia 10-17 tahun.
  • Lansia:
    Amlodipine dengan dosis 2,5 mg sekali sehari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin timbul selama mengkonsumsi Amlodipine antara lain sakit kepala, pusing, kelelahan, mengantuk, edema perifer (penumpukan cairan di bagian kaki atau pergelangan kaki), pembilasan, palpitasi (Detak jantung yang keras dan cepat, dapat teratur maupun tidak teratur), mual, sakit perut.
Sedangkan efek samping yang mungkin ditimbulkan Atorvastatin antara lain nasofaringitis (pilek/flu), artralgia (Nyeri sendi), diare, ISK (infeksi saluran kemih), dispepsia (gangguan fungsi pencernaan), mual, nyeri muskuloskeletal, kejang otot, mialgia (Nyeri otot), insomnia (Sulit tidur), Rhabdomyolysis (kondisi yang terjadi saat otot mengalami kerusakan) dan gagal ginjal akut.

Kontraindikasi:
Jangan diberikan pada pasien dengan gangguan hati, hamil dan menyusui.

Interaksi Obat:

  • Rifampisin dapat meningkatkan efek dari amlodipine dan atorvastatin.
  • Penggunaan bersama asam fibrat dapat menyebabkan gangguan pada otot.

Kategori Kehamilan:
FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Caduet kedalam kategori X dengan penjelasan sebagai berikut:
Studi pada binatang percobaan atau manusia telah memperlihatkan adanya kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman pada manusia ataupun keduanya, dan risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas-jelas melebihi manfaat yang mungkin diperoleh. Obat dikontraindikasikan bagi wanita yang sedang atau memiliki kemungkinan untuk hamil.