Pengertian

Calnic adalah sediaan obat yang mengandung Kalsium berguna untuk mengatasi kekurangan kalsium dan pencegahan osteoporosis. Kalsium adalah mineral penting yang sangat diperlukan tubuh. Peran utama kalsium adalah membangun tulang, tetapi juga membantu jantung, otot, saraf, dan pembuluh darah bekerja. Calnic dapat juga digunakan untuk penderita penyakit yang diakibatkan tingkat kalsium rendah seperti osteoporosis (kepadatan tulang menurun), hipoparatiroidisme (kekurangan hormon paratiroid) dan penyakit otot tertentu.

Keterangan

  1. Calnic Kaplet
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Supplemen
    • Kandungan: Kalsium 400 mg
    • Bentuk: Kaplet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet
    • Farmasi: Gracia Pharmindo
  2. Calnic Suspensi
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Supplemen
    • Kandungan: Kalsium 200 mg/5 mL
    • Bentuk: Suspensi
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 100 mL
    • Farmasi: Gracia Pharmindo

Kegunaan

Calnic merupakan suplemen untuk mengatasi kekurangan kalsium dan pencegahan osteoporosis

Dosis & Cara Penggunaan

  • Calnic Kaplet:
    • Dewasa, 1 kaplet 1-2 kali sehari.
    • Remaja dan anak kurang dari 8 tahun, 1/2 kaplet 1 -2 kali sehari.
  • Calnic Suspensi:
    • Anak, 1 -3 sendok takar 1 kali sehari. Diminum sesudah makan untuk mengurangi ketidaknyamanan pada saluran cerna

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Calnic, antara lain gangguan pencernaan ringan.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Calnic pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Hiperkalsemia (kadar kalsium dalam darah yang tinggi)
2. Hiperkalsiuria (kadar kalsium dalam urin tinggi).

Interaksi Obat:
Tetrasiklin oral atau preparat fluprid, dan susu.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Calnic ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.