Pengertian

Calosbon Tablet adalah obat yang diformulasikan untuk para wanita yang memasuki masa menopause. Calosbon memiliki kandungan yang bermanfaat untuk membantu mengurangi gejala yang biasa menyertai masa menopause. Calosbon juga berfungsi untuk mencegah terjadinya osteoporosis karena kekurangan hormon estrogen pada wanita yang sudah menopause.

Keterangan

  • Golongan: Vitamin dan Suplemen.
  • Kelas Terapi: Kalsium dengan vitamin.
  • Kandungan: Ca citrate 300 mg, vitamin D3 50 IU, isoflavone 50 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @30 Tablet.
  • Farmasi: PT Tegusindo Lestaritama.

Kegunaan

Calobson memiliki kegunaan sebagai suplemen kalsium untuk membantu mengurangi gejala menopause dan mengurangi resiko osteoporosis.

Dosis & Cara Penggunaan

  • Aturan penggunaan Calosbon Tablet adalah 1-2 tablet/hari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Calosbo, antara lain:
1. Ketidaknyamanan lambung.
2. Hati seperti terbakar.
3. Gangguan pencernaan, sembelit, sakit perut.
4. Jantung berdebar.
5. Sakit kepala.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Calosbon Tablet pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Hiperkalsemia (kadar kalsium darah yang tinggi).
2. Nefrolitiasis (batu ginjal), hipervitaminosis D (kadar abnormal vitamin D yang tersimpan dalam tubuh hingga dapat menyebabkan keracunan), hipofosfatemia (kadar fosfat yang sangat rendah pada darah).

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa interaksi obat yang umumnya terjadi pada Calosbon Tablet:
1. Penggunaan bersamaan dengan warfarin bisa meningkatkan international normalized ratio (INR).
2. Dapat mempengaruhi penyerapan tetrasiklin bila digunakan bersamaan.
3. Penggunaan bersamaan dengan kortikosteroid sistemik dapat mengurangi penyerapan kalsium.
4. Diuretik tiazid dapat menurunkan ekskresi kalsium urin.
5. Penggunaan bersamaan dengan resin penukar ion dapat mengurangi penyerapan vitamin D pada pencernaan.
6. Hiperkalsemia dapat meningkatkan toksisitas glikosida jantung selama terapi bersamaan dengan kalsium dan vitamin D.
7. Bifosfonat atau natrium fluorida harus diberikan setidaknya 3 jam sebelum menggunakan sediaan yang mengandung kalsium.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Calosbon ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.