Pengertian

Calporosis D adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kondisi yang terkait dengan defisiensi kalsium. Calporosis D tidak hanya digunakan untuk melakukan pengobatan terhadap defisiensi kalsium, tetapi juga dapat digunakan sebagai membantu pencegahan terjadinya defisiensi kalsium pada tubuh.

Keterangan

  • Golongan: Vitamin dan Suplemen.
  • Kelas Terapi: Kalsium dengan vitamin.
  • Kandungan: Ca carbonate 800 mg, vitamin D 300 IU.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @30 Tablet.
  • Farmasi: PT Mersifarma TM.

Kegunaan

Calporosis D memiliki kegunaan sebagai membantu pencegahan dan pengobatan kekurangan metabolisme kalsium, seperti rakhitis, osteomalasia yang disebabkan malabsorpsi, dan osteoporosis. Selain itu, Calporosis D dapat digunakan untuk membantu pencegahan dan pengobatan kekurangan kalsium dan vitamin D selama kehamilan dan menyusui.

Dosis & Cara Penggunaan

Aturan penggunaan Calporosis D adalah:
1. Dewasa: 1 kali sehari 1 tablet.
2. Anak > 6 tahun: 1 kali sehari 1/2 tablet.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Calpororsis D adalah:
1. Perut kembung.
2. Diare dan sembelit.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Calporosis D pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Hiperkalsemia (kandungan kalsium dalam darah tinggi).
2. Hiperkalsiuria (kandungan kalsium dalam urin tinggi).
3. Gagal ginjal.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa interaksi obat yang umumnya terjadi pada Calpororsis D:
1. Mengurangi absorpsi enteral dari tetrasiklin.
2. Dapat mengurangi penyerapan oral dari preparat fluorida.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Calpororsis D ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.