Pengertian

Cartrilet merupakan obat yang mengandung Ticlopidine HCl. Cartrilet digunakan untuk menurunkan resiko trombogenik (penggumpalan darah) pada pasien yang tidak berespon dengan terapi pengobatan aspirin. Faktor-faktor yang termasuk ke dalam trombogenik adalah kerusakan dinding pembuluh darah. Cartrilet menurunkan resiko terjadi kerusakan dinding pembuluh darah karena penggumpalan darah. Cartrilet bekerja dengan menghalangi platelet (trombosit) untuk tidak saling menempel dan mencegah pembentukan gumpalan yang berbahaya.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antikoagulan, Antiplatelet¬†dan Fibrinolitik (Trombolitik)
  • Kandungan: Ticlopidine HCl 250 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 6 Tablet
  • Farmasi: Pratapa Nirmala.

Kegunaan

Cartrilet digunakan untuk mencegah stroke, menurunkan resiko terjadi kerusakan dinding pembuluh darah karena penggumpalan darah.

Dosis & Cara Penggunaan

Cartrilet termasuk dalam golongan obat keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep Dokter. Aturan penggunaan:

  • Pencegahan oklusi stent subakut setelah pemasangan intrakoroner:
    Dewasa usia > 18 tahun: 1 tablet diberikan 2 kali sehari, selama 4 minggu, di kombinasikan dengan aspirin, dimulai pada saat penempatan stent.
  • Pencegahan stroke trombotik, penyakit jantung iskemik, klaudikasio intermiten:
    Dewasa usia > 18 tahun: tablet diberikan 2 kali sehari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Cartrilet , antara lain:
- Diare
- Mual
- Dispepsia (perasaan tidak enak pada perut bagian atas)
- Perdarahan
- Ruam kulit
- Peningkatan konsentrasi kolesterol serum, peningkatan LFT
- Hepatitis
- Penyakit kuning kolestatik.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Cartrilet pada pasien:

  • Penderita atau memiliki riwayat diskrasia darah
  • Penderita kelainan hemostatik atau perdarahan patologis aktif (misalnya: perdarahan ulkus peptikum, perdarahan intrakranial)
  • Penderita disfungsi hati berat
  • Diketahui hipersensitif
  • Wanita yang sedang dalam masa menyusui.

Interaksi Obat:

  • Mengurangi clearance jika diberikan bersamaan dengan simetidin
  • Kortikosteroid dapat mengantagoniskan efek pada waktu perdarahan.
  • Hindari penggunaan bersamaan dengan clopidogrel.
  • Berpotensi Fatal: Risiko perdarahan meningkat jika digunakan bersamaan dengan obat anti inflamasi non steroid dan antikoagulan oral; penurunan metabolisme theophilin, fenitoin dan bupropion.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Cartrilet ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).