Pengertian

Catapres merupakan obat yang mengandung Clonidine Hydrochloride. Clonidine Hydrochloride merupakan obat yang digunakan untuk membantu mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi). Clonidine dapat menurunkan tekanan darah tinggi, membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal. Catapres termasuk dalam kelas obat (alpha pusat agonis) yang bertindak di otak untuk menurunkan tekanan darah. Catapres bekerja dengan cara merelaksasikan pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah. Catapress tersedia dalam bentuk sediaan tablet dan cairan injeksi.

Keterangan

  1. Catapres Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Anti Hipertensi
    • Kandungan: Clonidine Hydrochloride 150 mcg; Clonidine Hydrochloride 75 mcg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Blister @ 10 Tablet.
    • Farmasi: Boehringer Ingelheim.
  2. Catapres Vial
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Anti Hipertensi
    • Kandungan: Clonidine Hydrochloride 150 mcg
    • Bentuk: Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan: Ampul
    • Kemasan: Ampul @ 1 mL
    • Farmasi: Boehringer Ingelheim.

Kegunaan

Clonidine dapat menurunkan tekanan darah tinggi, membantu mencegah stroke dan serangan jantung.

Dosis & Cara Penggunaan

Catapres termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan catapres juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan Catapres Tablet:
Dosis awal : 0.075 - 0.15 mg per hari, dosis dapat ditingkatkan setelah 2-4 minggu.

Aturan penggunaan Catapres Injeksi:
Kasus serius : 0.2 mcg/kg sebanyak 3 kali sehari, subkutan (disuntikkan melalui kulit) atau intramuskular (pada otot). Melalui infus 0.5 mcg/kg maksimal pemakaian 0,15 mg/infus.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi catapres adalah sakit kepala, pusing, mual dan muntah, konstipasi (sembelit), alopesia (kebotakan), disfungsi ereksi, mulut Kering, mudah kelelahan, gangguan tidur, bradikardia (jantung berdetak lebih lambat dari kondisi normal).

Kontraindikasi:

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap clonidine HCl.
  • Pasien yang memiliki riwayat penyakit bradikardia.

Interaksi Obat:
Clonidine Tablet dapat berinteraksi dengan obat-obat di bawah ini :

  • Peningkatan efek hipotensi dengan antihipertensi lain mis. Diuretik, β-blocker, vasodilator, antagonis Ca, inhibitor ACE.
  • Potensiasi gangguan ritme bradikardia dengan zat dengan efek chronotropik atau dromotropik negatif (misalnya pemblokiran β, glikosida digitalis) dapat mempotensiasi efek depresan SSP dari barbiturat atau obat penenang lainnya.
  • Dapat memperpanjang durasi efek farmakologis epidural anaesth lokal (epidural)
  • Mengurangi efek terapeutik dengan OAINS.
  • Mengurangi efek antihipertensi dan hipotensi ortostatik yang diinduksi dengan TCA atau sifat pemblokiran neuroleptik dengan α-reseptor.

Kategori Kehamilan:
Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Catapres ke dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada hewan percobaan menunjukan adanya efek samping pada janin namun belum ada studi kontrol pada wanita hamil, obat dapat diberikan apabila efek terapinya lebih besar dari resiko pada janin.