Pengertian

Cefradol adalah sediaan obat mengandung Cefotiam yang digunakan untuk profilaksis infeksi bedah, infeksi rentan. Cefotiam bekerja dengan menghambat sintesis dinding sel bakteri sehingga mengakibatkan kematian bakteri.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Sefalosporin
  • Kandungan: Cefotiam 1 Gram
  • Bentuk: Vial
  • Satuan Penjualan: Box
  • Kemasan: Box @1 Vial
  • Farmasi: Dexa Medica

Kegunaan

Cefradol digunakan untuk profilaksis infeksi bedah, dan Infeksi yang rentan.

Dosis & Cara Penggunaan

Penggunaan Cefradol harus dikonsultasikan dengan Dokter. Aturan penggunaan Cefradol secara umum adalah:

  • Dewasa: Sebagai hidroklorida: Hingga 6 g setiap hari intravena/intramuskular dalam dosis terbagi sesuai dengan tingkat keparahan infeksi. Sebagai hexetil hidroklorida: 2 kali sehari 200-400 mg.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Cefradol adalah:

  • Pusing.
  • Stimulasi pada pergerakan usus besar.
  • Tinitus atau telinga berdenging.
  • Ruam kulit.
  • Peningkatan SGPT, SGOT, alkalin fosfatase, dan LDH atau Y-GPT.
  • Diare, sakit perut, mual, muntah.
  • Jantung berdebar.
  • Anoreksia atau gangguan nafsu makan
  • Kekurangan vitamin K (hipoprotrombinemia, perdarahan, dan lain-lain).
  • Gejala defisiensi vitamin B (glositis, stomatitis, anoreksia, neuritis, dan lain-lain).


Kontraindikasi:
Hipersensitif terhadap sefalosporin.

Interaksi Obat:
Menambah kerja ginjal terjadi dengan pemberian antibiotik golongan yang sama, aminoglikosida atau diuretik kuat.