Pengertian

Cefriex merupakan obat yang mengandung Ceftriaxone. Cefriex  adalah golongan antibiotik sefalosporin yang dapat digunakan untuk mengobati beberapa kondisi akibat infeksi bakteri, seperti pneumonia, sepsis, meningitis, infeksi kulit, gonore atau kencing nanah, dan infeksi pada pasien dengan sel darah putih yang rendah. Selain itu, Cefriex  juga bisa diberikan kepada pasien yang akan menjalani operasi-operasi tertentu untuk mencegah terjadinya infeksi. Karena Cefriex masuk dalam golongan antibiotik, maka Cefriex tidak dapat digunakan untuk mengobati infeksi akibat virus, seperti pilek atau flu.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik
  • Kandungan: Ceftriaxone 1 gram.
  • Bentuk: Serbuk Injeksi.
  • Satuan Penjualan: Vial.
  • Kemasan: Vial 1 Gram.
  • Farmasi: Novell Pharma.

Kegunaan

Cefriex digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan

Cefriex adalah obat keras. Konsumsi dan pembelian obat ini harus disertai resep Dokter. Penggunaannya harus dilakukan oleh tenaga medis:

  • Dewasa: 1 g sekali sehari melalui injeksi intramuskular dalam atau injeksi intravena lambat selama minimal 2-4 menit, infus intravena intermiten selama minimal 30 menit, meningkat menjadi 2-4 g setiap hari sebagai dosis tunggal pada infeksi berat.
  • Anak: ≤12 tahun 20-50 mg / kg sekali sehari meningkat menjadi 80 mg / kg pada infeksi berat. Dosis ≥50 mg / kg harus diberikan sebagai infus intravena selama minimal 30 menit. Maksimal: 50 mg / kg setiap hari melalui infus intravena selama 60 menit (neonatus).

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Cefriex, adalah:

  • Diare.
  • Mual dan muntah.
  • Nyeri pada perut.
  • Penurunan nafsu makan.
  • Gatal-gatal pada lubang anus.
  • Mulut kering.
  • Pusing dan sakit kepala.
  • Rasa kantuk.
  • Sulit tidur.
  • Penurunan jumlah sel darah putih dan atau keping darah.
  • Peningkatan jumlah sel darah putih dan atau keping darah.
  • Penurunan kadar haemoglobin.

Kontraindikasi
- Hipersensitif terhadap Cefriex dan antibiotik golongan Sefalosporin lainnya.
- Hipoalbuminaemia, atau asidosis.
- Neonatus hiperbilirubinemia terutama prematur.
- Pengobatan secara bersamaan dengan IV Ca (termasuk TPN yang mengandung Ca) pada neonatus > 41 minggu usia kehamilan terkoreksi.

Interaksi Obat
- Aminoglikosida: meningkatkan resiko keracunan ginjal.
- Vaksin BCG, typhoid, Na Picosulfat: efek terapi menurun.
- Antagonis Vitamin K: efek antikoagulan meningkat.
- Probenecid: kadar dalam darah meningkat.
- Kalsium: batu ginjal.

Keamanan Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Cefriex ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).