Pengertian

Cefrin adalah salah satu nama dagang dari Cefpirome. Cefrin digunakan untuk terapi pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Cefrin juga dapat digunakan untuk mengatasi infeksi pada saluran nafas bagian bawah, sistem saluran kemih dan saluran kelamin, infeksi alat kelamin, infeksi saluran cerna, infeksi tulang dan sendi, infeksi sistem syaraf, serta infeksi sel darah. Cefrin atau Cefpirome sangat efektif terhadap bakteri jenis Streptococcus, Staphylococcus, Escherischia, Klebsiella, Haemophylus, serta Neisseria. Perlu diingat bahwa konsumsi Cefrin dan antibiotik lainnya harus dihabiskan meskipun pasien tidak lagi merasakan gejala infeksi. Hal ini untuk mencegah timbulnya resistensi (kekebalan) bakteri terhadap antibiotik.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik
  • Kandungan: Cefpirome 1000 mg.
  • Bentuk: Serbuk.
  • Satuan Penjualan: Vial.
  • Kemasan: Vial 1 Gram
  • Farmasi: Dexa Medica.

Kegunaan

Cefrin digunakan untuk Infeksi pada saluran nafas bagian bawah, sistem saluran kemih dan saluran kelamin, infeksi alat kelamin, infeksi saluran cerna, infeksi tulang dan sendi, infeksi sistem syaraf, serta infeksi sel darah.

Dosis & Cara Penggunaan

Cefrin adalah obat keras. Konsumsi dan pembelian obat ini harus disertai resep Dokter. Untuk dosisnya harus berdasarkan petunjuk Dokter. Karena obat ini adalah obat injeksi (suntik), penggunaannya harus dilakukan oleh tenaga medis terlatih. Aturan penggunaan Cefrin secara umum adalah:

  • Dewasa, secara IV: 1-2 gram, 12 jam sekali.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Cefrin, antara lain:

  • Reaksi lokal pada tempat injeksi.
  • Superinfeksi.
  • Reaksi hipersensitivitas.
  • Gangguan gastrointestinal.
  • Gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Perubahan pada konstituen darah.

Kontraindikasi:
Hipersensitivitas; porfiria.

Interaksi Obat:
Aminoglikosida, loop diuretic.

Kategori Kehamilan:
Berdasarkan FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Cefpirome kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :
Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan Cefnos Injeksi pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.