Pengertian

Celestik merupakan obat yang mengandung Bethamethason dan Dexchlorpheniramin Maleate. Celestik adalah obat yang digunakan untuk membantu pengobatan seperti alergi pada alergi pada saluran pernafasan. Celestik juga dapat digunakan untuk membantu pengobatan alergi pada mata dan kulit. Celestik tidak dapat diberikan untuk penderita infeksi jamur sistemik, bayi baru lahir dan bayi prematur.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antihistamin dan Antialergi.
  • Kandungan: Betamethasone 0.25 mg dan Dexchlorpheniramine Maleate 2 mg.
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: Pyridam

Kegunaan

Celestik digunakan untuk mengatasi alergi pada saluran pemafasan, kulit dan mata.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis penggunaan Celestik harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu.

Aturan penggunaan Celestik Tablet sebagai berikut :

  • Dewasa 1 -2 tablet 3-4 kali sehari. Maksimal: 8 tablet sehari. Celestik dapat diminum sebelum maupun sesudah makan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Celestik, antara lain:
1. Gangguan muskuloskeletal (gangguan pada sendi, otot).
2. Gangguan Dermatologik (gangguan pada kulit).
3. Gangguan Neurologik (gangguan pada sistem saraf).
4. Gangguan Metabolik (Gangguan pada sistem metabolisme tubuh).
5. Gangguan Pemafasan.

Kontraindikasi
1. Bayi baru lahir dan prematur.
2. Tukak peptik (luka pada lambung yang menyebabkan keluhan sakit maag)
3. Infeksi jamur sistemik.

Interaksi Obat

  • Pemakaian bersama phenobarb, rifampisin, fenitoin, efedrin mempercepat metabolisme kortikosteroid.
  • Pemakaian dengan diuretik yang mengu-ras kalium meningkatkan terjadinya hipokalemia, amfoterisin B.
  • Glikosida jantung, kumarin, salisi-lat, obat anti inflamasi, MAOI, alkohol, depresan SSP.