Pengertian

Cellcept adalah salah satu nama dagang dari Mikofenolat mofetil. Obat ini adalah sejenis immunosupresan; yaitu golongan obat yang digunakan untuk menghambat kinerja sistem kekebalan tubuh (sistem imun). Meskipun sistem imun sangat diperlukan oleh tubuh kita, terkadang ada juga efek yang tidak diinginkan dari sistem imun. Hal ini terutama terjadi pada saat tubuh kita kemasukkan hal-hal baru; seperti pada kasus transplantasi organ atau alat medis. Sistem imun tubuh bisa saja menganggap bahwa organ baru hasil transplantasi maupun alat medis tersebut sebagai benda asing dan berusaha menyerangnya. Obat-obat immunosupresan diperlukan untuk menanggulangi kasus seperti ini. Mikofenolat mefetil sendiri bekerja dengan menghambat kinerja enzim pembentuk limfosit (sel imun tubuh).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Imunosupresan.
  • Kandungan: Mycophenolate mofetil 500mg.
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Boehringer Ingelheim

Kegunaan

Cellcept digunakan untuk pencegahan reaksi penolakan pada operasi transplantasi.

Dosis & Cara Penggunaan

Cellcept adalah obat keras. Obat ini tidak dapat dibeli tanpa resep Dokter. Untuk dosis sebaiknya mengikuti petunjuk Dokter. Adapun dosis yang lazim dalam pemberian obat ini adalah:
- Untuk pencegahan penolakan 2 kali sehari 2 tablet, diberikan dalam waktu 72 jam setelah transplantasi
- Untuk pengobatan penolakan 2 kali sehari 3 tablet.

Sebaiknya diberikan dengan perut kosong. Berikan 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan.

Efek Samping

Setiap obat pasti memiliki efek samping. Akan tetapi, efek samping yang dirasakan setiap orang bisa saja berbeda-beda. Adapun efek samping yang mungkin dirasakan selama mengonsumsi obat ini adalah:
- Penurunan jumlah sel darah putih
- Diare
- Kanker sel imun
- Gangguan pencernaan
- Infeksi kulit
- Herpes (Virus yang menyebabkan luka menular, paling sering di sekitar mulut atau alat kelamin).
Apabila anda mengalami efek yang tidak seharusnya; efek samping yang anda rasakan tidak kunjung membaik; atau kondisi justru memburuk, segera hentikan penggunaan obat ini dan konsultasikan pada Dokter.

Kontrandikasi
Tidak boleh diberikan pada pasien dengan Hipersensitivitas (atau reaksi hipersensitivitas adalahreaksi berlebihan, tidak diinginkan karena terlalu sensitifnya respon imun (merusak, menghasilkan ketidaknyamanan, dan terkadang berakibat fatal) yang dihasilkan oleh sistem imun).

Interaksi Obat
- Aciclovir
- Aluminium dan Magnesium hidroksida
- Kolestiramin
- Azatioprin
- Vaksin hidup

Keamanan Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Cellcept ke dalam Kategori D :
“Terbukti menimbulkan resiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh jika digunakan pada wanita hamil dapat dipertimbangkan (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat diberikan). “
Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat seperti Cellcept selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter.