Pengertian

Cendo Fungicid merupakan Sediaan Salep Mata yang mengandung Amphotericin B, obat ini diproduksi oleh Cendo Indonesia. Cendo Fungicid digunakan untuk mengobati berbagai infeksi jamur yang serius dan fatal. Ia bekerja dengan menghentikan pertumbuhan jamur. Cendo Fungicid atau Amfoterisin B adalah Antibiotik Antijamur poliena yang mengubah permeabilitas membran sel dengan mengikat ergosterol, sehingga menyebabkan kebocoran komponen sel dan selanjutnya kematian sel. Cendo Fungicid aktif terhadap Absidia spp, Aspergillus spp, Basidiobolus spp, B. dermatitidis, Candida spp, C. immitis, Conidobolus spp, C. neoformans, H. capsulatum, Mucor spp, P. brasiliensis, Rhizopus spp, Rodotorula spp. dan S. schenckii.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Anti fungi atau Anti Jamur.
  • Kandungan: Amphotericin B 10 mg.
  • Bentuk: Salep.
  • Satuan Penjualan: Tube.
  • Kemasan: Tube 3.5 Gram.
  • Farmasi: Cendo.

Kegunaan

Cendo Fungicide digunakan untuk mengobati infeksi yang disebakan oleh fungi atau jamur.

Dosis & Cara Penggunaan

Cendo Fungicide termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Oleskan sehari 2-3 kali, pada yang terkena infeksi. Dosis penggunaan Cendo Fungicid juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Cendo Fungicid, yaitu:
1. Gangguan mata: Iritasi lokal, sensasi menyengat atau terbakar, peradangan.
2. Gangguan kulit dan jaringan subkutan: Ruam, urtikaria, erupsi vesikular.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Cendo Fungicid pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Hipersensitivitas atau reaksi berlebih
2. Ibu menyusi.
3. Jangan berikan kepada pasien yang menerima antineoplastik atau kemoterapi.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Cendo Fungicid:
1. Meningkatkan toksisitas dengan flucytosine.
2. Toksisitas ginjal yang diinduksi obat meningkat dengan adanya obat-obatan nefrotoksik lainnya.
3. Antagonis efek antijamur azole.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Cendo Fungicid ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).