Pengertian

Cetoros merupakan obat yang mengandung Piracetam. Cetoros adalah obat dari jenis neurotropik atau neurotronik (obat yang diperuntukan untuk masalah saraf). Cetoros digunakan untuk peningkat kognitif di insufisiensi cerebrocortical (penurunan fungsi dari otak) dan penunjang dalam pengobatan cortical myoclonus (epilepsi). Cetoros bekerja dengan mempengaruhi reseptor di otak yang akan bermanfaat bagi fungsi kognitif. Dengan meningkatkan fungsi kognitif dapat mengurangi kemungkinan pikun, menurunkan resiko demensia (kemunduran kemampuan otak) pada pasien Alzheimer.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Nootropik, Neutropik.
  • Kandungan: Piracetam 800 mg.
  • Bentuk: Kaplet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: 1 Strip @ 5 Kaplet.
  • Farmasi: Pharos.

Kegunaan

Cetoros digunakan untuk:
- Mengendalikan mioklonus (kelainan terhadap kontraksi otot).
- Mengatasi kecanduan berat terhadap alkohol.
- Mengurangi gejala involusi (pengecilan organ kembali) pada lansia.
- Mengatasi keadaan pasca trauma.
- Mengatasi gangguan prilaku anak.
- Mengatasi penyakit sirkulasi otak dan penyakit gangguan saraf otak.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis penggunaan Cetoros Kaplet juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan Penggunaan Cetoros Kaplet :

  • Untuk peningkat kognitif di insufisiensi cerebrocortical (penurunan fungsi dari otak) : Pada dewasa diminum 2.4 gram terbagi dalam 2-3 dosis terbagi. Dapat ditingkatkan hingga 7.2 gram perhari untuk digunakan pada kasus yang berat.
  • Untuk penunjang dalam pengobatan cortical myoclonus (epilepsi) : Pada dewasa diminum 2.4 gram terbagi dalam 2-3 dosis terbagi. Dapat ditingkatkan hingga 7.2 gram perhari untuk digunakan pada kasus yang berat. Maksimal 20 gram perhari.
    Cetoros Kaplet dapat diminum sebelum makan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Cetoros Kaplet, antara lain:
1. Hiperkinesia (kadar karbon dioksida dalam tubuh meningkat)
2. Kegelisahan
3. Depresi
4. Diare
5. Ruam
6. Gangguan tidur
7. Pusing
8. Euforia berlebih
9. Mengantuk
10. Berat badan bertambah.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Cetoros pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Wanita hamil dan menyusui.
2. End Stage Renal Disease (ESRD) atau gagal ginjal.
3. Chorea Hunting (penyakit yang menyerang saraf).

Interaksi Obat:
Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Cetoros:
Warfarin dapat meningkatkan waktu protrombin (pembentukan sel darah merah) pada pasien.