Pengertian

Citicoline merupakan obat yang mengandung Citicoline. Citicoline adalah obat dengan fungsi untuk mengobati penyakit Alzheimer dan jenis demensia lainnya, luka di kepala, penyakit serebrovaskular seperti stroke, hilang ingatan karena faktor usia, penyakit parkinson (Parkinson adalah degenerasi sel saraf secara bertahap pada otak bagian tengah yang berfungsi mengatur pergerakan tubuh yang menyebabkan terjadinya getaran pada tubuh ), ADHD (ADHD adalah sebuah gangguan pada perkembangan otak yang menyebabkan penderitanya menjadi hiperaktif, impulsif, serta susah memusatkan perhatian ), dan glukoma (Glaukoma adalah penyakit mata dimana tekanan cairan dalam bola mata menjadi terlalu tinggi, sehingga merusak serat lembut saraf optik yang membawa sinyal penglihatan dari mata ke otak ). Metabolisme glukosa pada otak, aliran darah, dan konsumsi oksigen ke otak diduga juga bisa ditingkatkan dengan pemberian Citicoline. Citicoline berfungsi untuk membantu mencegah degenerasi saraf dan melindungi kerusakan mata akibat degenerasi saraf optik, meningkatkan phosphatidylcholine, meningkatkan metabolisme glukosa di otak, meningkatkan aliran darah dan oksigen otak.

Keterangan

  • Citicoline Kaplet
    • Golongan: Suplemen
    • Kelas Terapi: Nootropics dan Neurotonics atau Neurotrophics
    • Kandungan: Citicoline 500 mg; Citicoline 1000 mg
    • Bentuk: Kaplet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet; Strip @ 6 Kaplet
    • Farmasi: Hexpharm Jaya; Novell; Promedrahardjo; Dexa Medica; Natura Laboratoria Prima; Mahakam Beta Farma.
  • Citicoline Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Nootropics dan Neurotonics atau Neurotrophics
    • Kandungan: Citicoline 125 mg/mL
    • Bentuk: Injeksi
    • Satuan Penjualan: Ampul
    • Kemasan: Ampul @ 2 mL
    • Farmasi: Hexpharm Jaya; Dexa Medica; Mahakam Beta Farma; Bernofarm; Mersifarma Tirmaku Mercusana; Natura Laboratoria Prima; Etercon Pharma; Phapros.

Kegunaan

Citicoline digunakan untuk membantu menangani penurunan kemampuan kognitif pada usia lanjut.

Dosis & Cara Penggunaan

Citicoline termasuk dalam golongan Obat Keras, sehingga penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep Dokter. Aturan penggunaan:

  • Citicoline Kaplet:
    • Diminum sehari 2 x 1 tablet 500 mg.
  • Citicoline Injeksi:
    • Diberikan dosis 500-1.000 mg setiap hari, melalui injeksi intramuskular (melalui otot) atau injeksi intravena (melalui pembuluh darah) lambat selama 3-5 menit, atau melalui infus 40-60 tetes / menit.

Efek Samping

Efek Samping yang mungkin dapat terjadi selama penggunaan Citicoline adalah:

  • Sakit perut
  • Kelelahan
  • Pusing, sakit kepala
  • Ruam
  • Bradikardia (denyut jantung lambat)
  • Takikardia (detak jantung melebihi 100 kali per menit)
  • Diare
  • Ketidaknyamanan ulu hati
  • Hipotensi (tekanan darah rendah).

Kontraindikasi:
Tidak boleh diberikan pada penderita hipertonia sistem saraf parasimpatis.

Interaksi Obat:
Dapat mempotensiasi efek Levodopa.