Pengertian

Citicholine merupakan obat yang memiliki kandungan Citicoline. Citicholine digunakan untuk membantu mengobati kehilangan kesadaran akibat kerusakan otak, trauma kepala atau operasi otak dan serebral infark (kondisi kerusakan jaringan di otak akibat tidak mendapatkan cukup suplai oksigen). Citicholine bekerja meningkatkan aliran oksigen dan metabolisme serebral. Untuk pasien dengan gangguan kesadaran pada infark serebri akut (penyumbatan), dianjurkan untuk memulai pemberian injeksi citicoline dalam dua minggu setelah stroke apopletik.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Vasodilator Periferal & Aktivator Serebral.
  • Kandungan: Citicoline 125 mg/mL.
  • Bentuk: Injeksi.
  • Satuan Penjualan: Ampul.
  • Kemasan: Box @ 5 Ampul; Ampul 2 mL.
  • Farmasi: Hexpharm Jaya

Kegunaan

Citicholine digunakan untuk membantu mengobati kehilangan kesadaran akibat kerusakan otak, trauma kepala atau operasi otak dan serebral infark (kondisi kerusakan jaringan di otak akibat tidak mendapatkan cukup suplai oksigen)

Dosis & Cara Penggunaan

Untuk kehilangan kesadaran akibat trauma kepala atau operasi otak :100 mg sampai 500 mg, 1 – 2 kali sehari secara drip intravena atau intravena biasa.

Gangguan kesadaran pada infark serebri stadium akut : 1000 mg sekali sehari secara intravena selama dua minggu berturut-turut.

Pasca hemiplegia apopletik : 1000 mg sekali sehari secara intravena selama 4 minggu berturut-turut, jika tampak perbaikan dilanjutkan selama 4 minggu lagi.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi :Reaksi hipersensitivitas : ruam.
Psikoneurologis : insomnia, sakit kepala, pusing, kejang.
Gastrointestinal : nausea, anoreksia.
Hati : nilai fungsi hati yang abnormal pada pemeriksaan laboratorium.
Mata : diplopia.
Lain-lain : rasa hangat, perubahan tekanan darah sementara atau malaise.

Kontraindikasi
Tidak dapat digunakan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap citicoline.

Interaksi Obat
-

Kategori Kehamilan
-