Pengertian

Citocetin mengandung zat aktif Acetaminophen, Guaiphenesin, Phenylpropanolamine dan Chlorpheniramine maleat. Citocetin digunakan untuk mengatasi gejala flu seperti demam, hidung tersumbat, bersin-bersin yang disertai batuk berdahak.

Keterangan

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
  • Kelas Terapi: Batuk dan Flu.
  • Kandungan: Acetaminophen 120 mg, Guaiafenesin 25 mg, Phenylpropanolamine HCl 3.5 mg, Chlorpheniramine Maleate 0.5 mg.
  • Bentuk: Sirup.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @ 60 mL.
  • Farmasi: PT Ciubros Farma.

Kegunaan

Citocetin digunakan untuk meringankan gejala fllu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin.

Dosis & Cara Penggunaan

Citocetin diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Dosis bayi usia < 1 tahun : 3 x sehari ½ sendok teh.
  • Dosis anak usia 1-6 tahun : 3 x sehari 1 sendok teh.
  • Dosis anak usia 6-12 tahun : 3 x sehari 2 sendok teh.
  • Dosis dewasa : 3 x sehari 4 sendok teh.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Citocetin, antara lain:

  • mual dan muntah.
  • Tukak lambung.
  • Sindrom stevens-johnson (Gangguan kulit dan selaput lendir yang langka dan serius)
  • Nekrolisis epidermal toksik (gangguan kulit yang jarang terjadi dan dapat membahayakan nyawa, di mana penderitanya kehilangan lapisan luar kulit)
  • Aritmia (masalah pada irama jantung ketika organ tersebut berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur).
  • Takikardi (detak jantung cepat).
  • Mulut kering.
  • Palpitasi (kondisi berdebar-debar, dengan denyut jantung cepat atau tidak beraturan).
  • Retensi urin (gangguan pada kandung kemih sehingga kesulitan untuk mengeluarkan atau mengosongkan urine).

Kontraindikasi
- Tidak boleh diberikan pada pasien dengan riwayat hipersensitif
- Tidak Boleh diberikan pada penderita hipertensi (tekanan darah tinggi) parah, penyakit jantng, diabetes mellitus (Sejumlah penyakit yang mengakibatkan terlalu banyak kadar gula dalam darah (glukosa darah tinggi)), dan gangguan fungsi hati yang parah tidak boleh menggunakan obat ini.

Interaksi Obat
Berikut adalah interaksi obat Citocetin jika digunakan bersamaan dengan dengan obat-obat lain :

  • Metoclopramide dapat meningkatkan efek analgetic paracetamol.
  • Carbamazepine, fenobarbital dan fenitoin dapat meningkatkan potensi kerusakan hati.
  • Kolestiramin dan lixisenatide dapat mengurangi efek farmakologis paracetamol.
  • Antikoagulan warfarin dapat paracetamol meningkatkan efek koagulansi obat ini sehingga meningkatkan potensi resiko terjadinya perdarahan.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Citocetin ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.