Pengertian

Co-Vitala Kapsul adalah suplemen yang digunakan untuk membantu proses metabolisme lemak, karbohidrat dan protein menjadi energi. Co-Vitala Kapsul mengandung L-carnitine fumarate, coenzyme Q10, dan Alpha-lipoic acid. Kandungan Alpha-lipoic sebagai antioksidan dapat melindungi tubuh kita dari efek buruk yang ditimbulkan oleh molekul-molekul abnormal penghasil radikal bebas. Radikal bebas bisa memicu berbagai penyakit, seperti stroke.

Keterangan

  • Golongan: Vitamin dan Suplemen.
  • Kelas Terapi: Vitamin dan suplemen.
  • Kandungan: Coenzyme Q10 50 mg, L-Carnitine fumarate 250 mg, Alpha Lipoic Acid 50 mg.
  • Bentuk: Kapsul.
  • Satuan Penjualan: Botol Plastik
  • Kemasan: Botol Plastik @ 30 Kapsul.
  • Farmasi: PT Bernofarm.

Kegunaan

Co-Vitala Kapsul digunakan untuk membantu proses metabolisme lemak, karbohidrat dan protein menjadi energi.

Dosis & Cara Penggunaan

Aturan penggunaan Co - Vitala Kapsul:
Co-Vitala Kapsul dapat dibeli dengan tanpa resep dari Dokter dan dapat dikonsumsi sesuai dengan aturan pakai yang tertera pada kemasan. Aturan Pakai obat ini sebagai berikut :
Diminum 1 klai sehari 2 kapsul.

Efek Samping

Semua obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Adapun efek samping yang ditimbulkan dari pengonsumsian Co-Vitala Kapsul adalah sebagai berikut :
Co-vitala bisa menyebabkan efek samping seperti mual, muntah, sakit perut, sakit maag, diare, dan kejang. Suplemen ini juga bisa menyebabkan urine, nafas, dan keringat memiliki bau yang agak menyengat. Efek samping lain yang bisa terjadi misalnya adalah kram otot, sakit kepala, dan sensasi seperti ditusuk jarum pada kulit. Bila efek samping menetap bahkan memburuk segera hentikan pengonsumsian dan segera konsultasikan ke Dokter.

Kontraindikasi
Jangan menggunakan suplemen ini untuk orang-orang yang memiliki riwayat alergi terhadap salah satu komponen.

Interaksi Obat
1. Penggunaan bersamaan Co-vitala dengan obat diabetes bisa membuat kadar gula darah turun terlalu rendah.
2. Juga bisa menurunkan efek obat kemoterapi.
3. Bisa juga berinteraksi dengan antibiotik, antiinflamasi, obat penenang, vasodilator (digunakan untuk penyakit jantung atau tekanan darah tinggi), dan obat-obatan untuk osteoarthritis.
4. Penggunaan bersamaan dengan obat antikonvulsan menurunkan penyerapan Vitamin B12 dari usus.

Kategori Kehamilan
-