Pengertian

Cocefin injection adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran kemih (ISK), infeksi tulang, infeksi kulit dan sendi, infeksi intra-abdomen (infeksi yang terjadi di dalam rongga perut), gonore (kencing nanah) tanpa komplikasi, septikemia (kondisi di mana seseorang mengalami keracunan darah akibat bakteri dalam jumlah besar masuk ke dalam aliran darah), profilaksis bedah (menjaga atau mencegah), meningitis (radang selaput), dan berbagai infeksi lain. Cocefin injection vial 1 gram mengandung Ceftriaxone, antibiotik golongan cephalosporin generasi ketiga.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Sefalosforin.
  • Kandungan: Ceftriaxone 1 gram.
  • Bentuk: Vial.
  • Satuan Penjualan: Box.
  • Kemasan: Box, 1 Vial @ 1 Gram.
  • Farmasi: PT Corsa.

Kegunaan

Cocefin 1 Gram Injeksi digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran kemih (ISK), infeksi tulang, infeksi kulit dan sendi, infeksi intra-abdomen (infeksi yang terjadi di dalam rongga perut), gonore (kencing nanah) tanpa komplikasi, septikemia (kondisi di mana seseorang mengalami keracunan darah akibat bakteri dalam jumlah besar masuk ke dalam aliran darah), profilaksis bedah (menjaga atau mencegah), meningitis (radang selaput), dan berbagai infeksi lain.

Dosis & Cara Penggunaan

Cocefin Injeksi 1 gram (Ceftriaxone) diberikan dengan dosis sebagai berikut :
1. Gonore tanpa komplikasi
Dosis dewasa: 250 mg sebagai dosis tunggal secara intramuscular.

2. Profilaksis infeksi pada pembedahan
Dosis dewasa: 1 gram sebagai dosis tunggal yang diberikan 0,5-2 jam sebelum operasi melalui intramuscular dalam atau injeksi intravena yang lambat selama minimal 2-4 menit, infus intravena intermiten minimal 30 menit. Operasi kolorektal : 2 gram.

3. Infeksi yang rentan
- Dosis dewasa : 1 gram 1 x sehari melalui intramuscular yang dalam atau injeksi intravena yang lambat selama minimal 2-4 menit, infus intravena intermiten paling sedikit selama 30 menit, meningkat menjadi 2-4 gram setiap hari sebagai satu dosis pada infeksi berat.
- Dosis anak usia ≤12 tahun : 20-50 mg / kg 1 x sehari meningkat menjadi 80 mg / kg pada infeksi berat. Dosis yang lebih besar dari 50 mg / kg harus diberikan secara infus intravena paling sedikit 30 menit. Maksimal: 50 mg / kg sehari via infus intravena selama 60 menit (neonatus).

Penyesuaian dosis: Gangguan ginjal CrCl

Efek Samping

Meskipun umumnya dapat ditoleransi dengan baik, Cocefin Injeksi 1 gram tetap memiliki berbagai efek samping. Efek samping Cocefin Injeksi 1 gram (Ceftriaxone) yang paling umum adalah perubahan jumlah sel darah putih, reaksi lokal di lokasi pemberian, ruam, dan diare. Berikut adalah efek samping Cocefin Injeksi 1 Gram (Ceftriaxone) yang mungkin terjadi :
Efek samping yang umum seperti diare, mual, muntah, neutropenia (Kadar abnormal rendah dari jenis sel darah putih (neutrofil)), eosinofilia (tingginya rasio eosinofil di dalam plasma darah), anemia (kekurangan darah), ruam, Gatal-gatal, demam, menggigil, reaksi lokal pada tempat injeksi.
Efek samping yang relatif jarang misalnya pankreatitis (radang pada kelenjar pankreas yang terjadi dengan dua bentuk yang sangat berbeda yaitu akut dan kronis), hipoprothrombinaemia(Kekurangan protrombin).
Efek samping Cocefin Injeksi 1 Gram yang berpotensi fatal : reaksi anafilaksis (Suatu reaksi alergi yang parah dan berpotensi mengancam nyawa), diare dan kolitis (Reaksi peradangan di usus besar, sering kali autoimun atau infeksi) yang disebabkan oleh Clostridium difficile, dan anemia hemolitik (Penurunan jumlah sel darah merah karena adanya penghancuran sel darah merah secara berlebihan).

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada pasien dengan:
- Hipersensitif terhadap seftriakson atau sefalosporin lainnya
- Hipoalbuminaemia (kondisi ketika kadar albumin dalam darah di bawah normal) atau asidosis (Penumpukan asam dalam darah)
- ibu hamil dan bayi prematur

Interaksi Obat
Berikut adalah interaksi Cocefin Injeksi 1 Gram dengan obat-obat lain jika digunakan secara bersamaan :
- Obat-obat yang bersifat nefrotoksik dapat meningkatkan toksisitas antibiotik ini terhadap ginjal.
- Probenesid menghambat sekresi Cocefin Injeksi 1 Gram (Ceftriaxone) sehingga meningkatkan konsentrasi obat dalam tubuh dan meningkatkan potensi terjadinya efek samping oleh antibiotik ini.
- Antibiotik ini juga diketahui berinteraksi dengan antibiotik golongan aminoglikosida (misalnya gentamicin) dan obat diuretika poten yaitu dapat menyebabkan nefrotoksisitas, sehingga pemberian obat-obat ini secara bersamaan sebaiknya dihindari.
- Dapat mengurangi efek terapeutik vaksin BCG, vaksin tifoid, dan Na picosulfate.
- Dapat meningkatkan efek antikoagulan antagonis vitamin K (misalnya warfarin).
- Interaksi yang berpotensi fatal : penggunaan bersamaan dengan obat-obatan intravena yang mengandung kalsium (misalnya, nutrisi parenteral, larutan Ringer) dapat menyebabkan presipitasi bahan kristal di paru-paru dan ginjal terutama pada bayi baru lahir.

Kategori Kehamilan
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Cocefin Injeksi 1 Gram ke dalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut: “Studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada studi terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya).” Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat seperti Cocefin Injeksi 1 Gram selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter.