Pengertian

Comtan merupakan sediaan Kaplet yang mengandung Entacapone, obat ini digunakan untuk pengobatan parkinson. Comtan atau Entacapone bekerja dengan cara mengurangi kehilangan metabolik levodopa menjadi 3-O-methyldopa (3-OMD) melalui penghambatan enzim COMT yang menyebabkan peningkatan konsentrasi levodopa, sehingga memperpanjang durasi dan efek di otak.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Tarapi: Obat Antiparkinson
  • Kandungan: Entacapone 200 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 200 Kaplet
  • Farmasi: Novartis Indonesia.

Kegunaan

Comtan digunakan sebagai terapi tambahan untuk pengobatan levodopa pada penyakit Parkinson yang tidak dapat distabilkan dengan kombinasi levodopa atau benzerazide.

Dosis & Cara Penggunaan

Comtan termasuk dalam golongan obat keras, sehingga penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep Dokter.

Aturan penggunaan, Dewasa: 200 mg dengan dosis levodopa / dopa decarboxylase inhibitor. Maksimal: 200 mg 10 kali / hari (2.000 mg setiap hari).

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Comtan, yaitu:
1. Nyeri perut, mual, muntah, diare, konstipasi
2. Radang usus besar, mulut kering
3. Pusing
4. Insomnia, halusinasi, kebingungan, kelelahan
5. Peningkatan keringat
6. Gangguan perilaku
7. Perubahan warna urin, kulit, rambut, jenggot dan kuku.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Comtan pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Riwayat sindrom maligna neuroleptik atau rhabdomyolysis non-traumatis.
2. Gangguan hati.
3. Penggunaan bersamaan dengan Mono amine inhibitor non-selektif.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Comtan:

  • Dapat mengganggu metabolisme obat lain yang dimetabolisme oleh COMT (rimiterole)
  • Dapat memperburuk hipotensi ortostatik yang diinduksi levodopa
  • Risiko efek dopaminergik dengan agonis dopamin (bromokriptin), selegilin, amantadin
  • Dapat membentuk chelates dengan Fe dalam saluran pencernaan
  • Efek sedatif aditif dengan depresan sistem saraf pusat lainnya.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Comtan ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.