Pengertian

Coparcetin merupakan obat yang digunakan untuk mengobati gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin disertai batuk. Coparcetin mengandung paracetamol, obat yang memiliki aktivitas sebagai antipiretik (penurun panas) sekaligus analgetik (mengurangi rasa nyeri). Glyceryl guaiacolate, obat yang termasuk ekspektoran (membantu melonggarkan lendir di tenggorokan). Efedrin HCl, obat nasal dekongestan (meredakan hidung tersumbat) yang merupakan stereoisomer dari norephedrine. Chlorpheniramine maleate, obat alergi golongan antihistamin generasi pertama.

Keterangan

  1. Coparcetin Kaplet
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kategori: Obat Batuk dan Pilek
    • Kandungan: Paracetamol 500 mg, Gliseril Guaikolat 100 mg, Efedrin HCl 8 mg, Klorfeniramin Maleate 2 mg
    • Bentuk: Kaplet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet
    • Farmasi: Sampharindo Perdana
  2. Coparcetin Sirup
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek
    • Kandungan: Paracetamol 120 mg, Gliseril Guaikolat 50 mg, Efedrin HCl 4 mg, Klorfeniramin Maleate 1 mg
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol 60 mL.
    • Farmasi: Sampharindo Perdana.

Kegunaan

Coparcetin digunakan untuk membantu meredakan gejala flu seperti hidung tersumbat dan sakit tenggorokan, menurunkan demam, batuk pilek, serta meredakan nyeri.

Dosis & Cara Penggunaan

Aturan penggunaan Coparcetin Kaplet:
Anak-anak 6 - 12 tahun: Tiga kali sehari ½ kaplet.
Dewasa: Tiga kali sehari 1 kaplet.

Aturan penggunaan Coparcetin Sirup:
Anak (6 – 12 tahun): 3 kali sehari 1 sendok takar (5 mL).

Atau menurut petunjuk Dokter. Berikan sesudah makan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Coparcetin adalah:

  • Mengantuk
  • Gangguan pencernaan.
  • Insomnia, gelisah, mulut kering.
  • Penggunaan dosis besar dan jangka panjang menyebabkan kerusakan hati.

Kontraindikasi:

  • Hindari penggunaan Coparcetinpada pasien yang memiliki indikasi:
  • Hipersensitif terhadap Paracetamol, Gliseril Guaikolat, Efedrin HCl, Klorfeniramin Maleate.
  • Gangguan fungsi hati yang berat.
  • Penggunaan bersama dengan Monoamin Oksidase Inhibitor (MAO).