Pengertian

Corocyd 40 mg Tablet mengandung zat aktif Famotodine. Corocyd 40 mg Tablet yang digunakan untuk membantu mengobati ulkus duodenum (luka pada saluran pencernaan) dan tumor lambung jinak.

Selain itu, obat ini juga digunakan untuk mengatasi nyeri pada perut bagian atas yang disebabkan oleh naiknya jumlah asam lambung dan maag kronis. Corocyd 40 mg Tablet bekerja dengan mengurangi jumlah produksi asam lambung. Obat ini tidak bekerja untuk menghilangkan rasa sakit/nyeri yang terjadi akibat naiknya asam lambung.

Untuk membantu memaksimalkan efek dari Corocyd 40 mg Tablet, dianjurkan untuk menghindari beberapa jenis makanan/minuman yang mengandung peppermint, cokelat, makanan pedas, tomat, minuman beralkohol, kopi, dan minuman panas apa pun. Selain itu, Anda dianjurkan untuk menghindari makan dalam porsi besar agar gejala yang muncul tidak bertambah parah.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kategori: Antasid, Obat Antirefluks & Antiulserasi.
  • Kandungan: Famotodine 40 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: 1 Strip @10 tablet.
  • Farmasi: Coronet Crown.

Kegunaan

Corocyd 40 mg Tablet digunakan untuk mengobati kondisi seperti :
- Ulkus duodenum (luka pada saluran pencernaan) dan tumor lambung jinak.
- Nyeri pada perut bagian atas
- Sindrom Zollinger-Ellison (kondisi yang kompleks di mana satu atau lebih tumor terbentuk di pankreas Anda atau bagian atas dari usus kecil).
- Penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (naiknya asam lambung menuju esofagus dan menimbulkan nyeri pada ulu hati atau sensasi terbakar di dada).

Dosis & Cara Penggunaan

Corocyd 40 mg Tablet merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Corocyd 40 mg Tablet juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap:

1. Untuk pengobatan lambung jinak dan ulkus dudenum
- Pada dewasa diminum 40 mg setiap hari sebelum tidur malam selama 4-8 minggu atau 20 mg 2 kali sehari. Dosis pemeliharaan 20 mg saat sebelum tidur malam sebagai pencegahan.
- Pada anak-anak 1-16 tahun dosis awal diminum 0.5 mg per kligram berat badan, diminum sekali sehari sebelum tidur malam atau terbagi dalam 2 dosis terbagi, maksimal 40 mg perhari.

2. Untuk pengobatan nyeri ulu hati
- Pada dewasa diminum 10 mg sekali sehari atau dua kali sehari

3. Untuk pengobatan sindrom Zollinger-Ellison
Pada dewasa dosis awal diminum 20 mg setiap 6 jam lalu ditingkatkan hingga 800 mg perhari bila diperlukan.

4. Untuk pengobatan penyakit refluks-esofagus
- Pada deweasa diminum 20 mg 2 kali sehari selama 6-12 minggu atau hingga 40 mg 2 kali sehari bila ada ulkus esofagus.
- Dosis pemeliharaan diminum 20 mg 2 kali sehari untuk mencegah kambuh.

5. Pada anak-anal kurang dari 3 bulan diminum 0.5 mg perkilogram berat badan sekali sehari.
- Pada anak-anak 3 bulan hingga 1 tahun diminum 0.5 mg perkilogram berat badan 2 kali sehari.
- Pada anak-anak diatas 1 tahun hingga 16 tahun diminum 0.5 mg perkilogram berat badan 2 kali sehari maksimal 40 mg 2 kali sehari.

Corocyd 40 mg Tablet dapat diminum sebelum maupun sesudah makan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Corocyd 40 mg Tablet antara lain:
1. Sakit kepala atau pusing
2. Sembelit
3. Diare
4. Jerawat
5. Pruritus (rasa gatal yang bisa meliputi seluruh atau sebagian tubuh)
6. Urtikaria/biduran
7. Kulit kering
8. Demam
9. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
10. Nyeri muskuloskeletal (kondisi yang mengganggu fungsi sendi, ligamen, otot, saraf dan tendon, serta tulang belakang)
11. Arthralgia (nyeri pada satu atau lebih sendi)
12. Tinnitus (bunyi atau dengungan pada telinga).
Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan Corocyd 40 mg Tablet dan konsultasikan ke Dokter.

Kontraindikasi:
-

Interaksi Obat:
- Antasida sedikit menurunkan bioavailabilitas famotidine.
- Mungkin mengurangi konsentrasi serum ketokonazol dan itrakonazol.

Keamanan Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Corocyd 40 mg Tablet kedalam Kategori B dengan penjelasan sebagai berikut:

"Studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada studi terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya). "

Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat seperti Corocyd 40 mg Tablet selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter.