Pengertian

Daryacef adalah antibiotik yang mengandung Cefepime. Daryacef digunakan untuk mengobati infeksi saluran cerna, infeksi saluran pernapasan, infeksi kulit dan struktur kulit, dan infeksi saluran kemih. Antibiotik ini juga digunakan dalam terapi empirik (pemberian antibiotik yang belum di ketahui secara pasti bakteri penyebab penyakit tersebut) untuk pasien demam neutropenia. Daryacef adalah antibiotik cephalosporin generasi keempat berspektrum luas, efektif terhadap bakteri Gram-positif maupun Gram-negatif, dengan aktivitas yang lebih besar dibandingkan antibiotik cephalosporin generasi ketiga. Daryacef termasuk antibiotik beta laktam, yang bekerja dengan cara menghambat sintesis dinding sel bakteri dan menyebabkan kematian sel bakteri.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Sefalosporin
  • Kandungan: Cefepime 1000 mg
  • Bentuk: Serbuk Injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Box, Vial @ 1 Gram.
  • Farmasi: Darya Varia Laboratoria

Kegunaan

Daryacef merupakan obat yang digunakan sebagai antibiotik untuk mengobati infeksi saluran cerna, pernapasan, kulit dan saluran kemih.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis penggunaan Daryacef harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individunya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  1. Dewasa:
    • Infeksi ringan sampai sedang: di berikan dosis 1-2 g sehari dalam 2 dosis terbagi.
    • Infeksi berat : di berikan dosis hingga 4 g sehari dalam 2 dosis terbagi. Obat diberikan secara injeksi intramuskular (melalui otot) dalam atau infus intravena selama setidaknya 30 menit.
  2. Anak dan Bayi : 30 mg per kg Berat Badan setiap 12 jam.
  3.  Untuk infeksi Pseudomonas bisa ditingkatkan sampai 50 mg per kg Berat Badan.
    • Untuk Infeksi Pseudomonas, Infeksi ringan sampai sedang > 30 hari : 100 mg per kg berat badan, di berikan setiap sehari dalam 2 dosis terbagi.
    • Infeksi berat : di berikan dosis hingga 150 mg per kg berat badan setiap sehari dalam 2 atau 3 dosis terbagi. Dosis total tidak boleh melebihi dosis dewasa yang direkomendasikan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Daryacef antara lain:

  • Gangguan pada saluran pencernaan termasuk mual, muntah, dan diare.
  • Phlebitis, rasa sakit dan atau peradangan.
  • Pusing.
  • Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan Daryacef dan konsultasikan ke Dokter.


Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien yang hipersensitif terhadap antibiotik cefepim atau sefalosporin lainnya.

Interaksi Obat

  • Penggunaan bersamaan dengan obat golongan aminoglikosida meningkatkan potensi nefrotoksisitas dan ototoksisitas obat antibakteri aminoglikosida. Lakukan pemeriksaan ginjal.
  • Nefrotoksisitas telah dilaporkan setelah pemberian bersamaan cephalosporin dengan diuretik kuat seperti furosemida bisa meningkatkan nefrotoksisitas. - Lakukan pemeriksaan ginjal jika hal ini dilakukan.

Keamanan Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Daryacef ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).