Pengertian

Decafil merupakan sediaan obat berbentuk tablet salut selaput yang mengandung Aminophylline, obat ini diproduksi oleh Harsen. Decafil digunakan untuk mengobati bronkospasme kronis atau gangguan yang terjadi otot bronkus yang rentan terjadi pada orang dengan penyakit asma atau alergi. Decafil atau aminophylline bekerja dengan cara membuka saluran pernapasan di paru-paru, sehingga udara dapat mengalir ke dalam paru tanpa hambatan. Kondisi ini akan membuat pernapasan menjadi lega dan membantu meringankan gejala batuk dan sesak napas.

Keterangan

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas
  • Kelas Terapi: Anti Asma.
  • Kandungan: Aminophylline 150 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Kaleng
  • Kemasan: Box @100 Tablet.
  • Farmasi: Harsen.

Kegunaan

Decafil digunakan untuk pengobatan penyakit asma.

Dosis & Cara Penggunaan

Bronkospasme kronis

  • Dewasa: Sebagai Tablet modifikasi-aminofilin hidrat: dosis awalnya: di berikan dosis 225-450 mg, tingkatkan dosis sesuai kebutuhan.
  • Anak: Sebagai aminofilin hidrat tablet pelepasan yang dimodifikasi: anak dengan berat badan > 40 kg: Awalnya: di berikan dosis 225 mg, tingkatkan dosis menjadi 450 mg setelah 1 minggu sesuai kebutuhan.
  • Lansia: Pengurangan dosis mungkin diperlukan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Decafil adalah:

  • Gastrointestinal, misalnya : Mual, muntah, diare.
  • Susunan saraf pusat, misalnya : Sakit kepala, insomnia.
  • Kardiovaskuler, misalnya : Palpitasi (jantung berdebar-debar), takikardi (detak jantung lebih cepat), aritmia ventrikuler (masalah irama jantung).
  • Pernafasan, misalnya : Tachypnea (pernapasan yang sangat cepat dan sering kali pendek).
  • Rash (gatal), hiperglikemia (tingginya kadar gula dalam darah).

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Decafil pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Porfiria akut (sekelompok kelainan genetik yang timbul akibat proses pembentukan heme (bagian protein darah) yang tidak sempurna).
  • Pasien sedang dalam terapi menggunakan obat golongan turunan xanthin lainnya.

Interaksi Obat
Berikut ini adalah sejumlah interaksi yang berisiko terjadi jika menggunakan Decafil bersama dengan obat-obatan lainnya:

  • Mempercepat pembuangan aminofilin dan menurunkan efektivitasnya jika digunakan bersama dengan carmabazepine, phenytoin, rifampicin, dan barbiturat.
  • Memperlambat pembuangan aminofilin dan berisiko meningkatkan efek samping jika digunakan bersama dengan allopurinol, carbimazole, cimetidine, ciprofloxacin, clarithromycin, diltiazem, erythromycin, fluconazole, interferon, isoniazid, methotrexate, norfloxacin, propranolol, ofloxacin, thiabendazole, dan verapamil.
  • Meningkatkan kadar phenytoin dalam darah.
  • Meningkatkan risiko keracunan jika digunakan bersama dengan obat golongan xanthine lainnya, seperti teofilin.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Decafil ke dalam Kategori A:
Studi kontrol pada wanita tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin pada kehamilan trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester selanjutnya), dan sangat rendah kemungkinannya untuk membahayakan janin.