Decatona

Decatona

Obat

Pengertian

Decatona merupakan obat anti kejang yang di produksi oleh Harsen. Obat ini mengandung Phenytoin Na yang di gunakan untuk mengatasi kejang terutama akibat epilepsi. Epilepsi adalah penyakit yang di sebabkan oleh pola aktivitas listrik pada otak yang tidak normal. Decatona bekerja dengan cara menyeimbangkan aliran listrik di otak, sehingga terjadi pengurangan gejala kejang. Decatona merupakan golongan obat keras, sehingga dosis penggunaannya perlu di konsultasikan pada dokter terlebih dahulu.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Anti Kejang.
  • Kandungan : Phenytoin Na 30 mg; Phenytoin Na 100 mg
  • Bentuk: Kapsul.
  • Satuan Penjualan: Strip .
  • Kemasan: Strip @ 10 Kapsul.
  • Farmasi: Harsen.

Kegunaan

Decatona di gunakan untuk terapi pengobatan epilepsi grand mal (kejang yang di sertai dengan mulut berbusa) dan psikomotorik.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  • Dewasa: Dosis awal: kapsul 100 mg, di berikan 3 kali sehari.
  • Anak: Dosis awal: di berikan dosis 2-8 mg/kg berat badan/hari dalam 2-3 dosis terbagi.

Efek Samping

  • Nistagmus (pergerakan mata yang tidak terkendali)
  • Ataksia (gangguan gerakan tubuh yang disebabkan masalah pada otak)
  • Gangguan berbicara
  • Gemetar
  • Gugup
  • Mengantuk
  • Gangguan mental
  • Mual, muntah
  • Sembelit
  • Ruam morbiliform
  • Anemia megaloblastik.

Kontra Indikasi
Tidak boleh di berikan pada pasien yang hipersensitif.

Interaksi Obat
Tidak boleh di berikan bersamaan dengan alkohol, amiodaron, kloramfenikol, klordiazepoksid, diazepam, dikumarol, disulfiram, estrogen, antagonis H2, halotan, isoniazid, metilfenidat, fenotiazin, fenilbutazon, salisilat, suksinimid, sulfonamid, tolbutamid, tradozan, antidepresan trisiklik, kortikosteroid, kumarin, digitoksin, doksisiklin, furosemid, kuinidin, rifampisin, teofilin, estrogen, kontrasepsi oral, vit D.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Decatona ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter