Pengertian

Degrani adalah obat yang mengandung senyawa Granisetron yang merupakan golongan obat antiemetik (mengatasi mual) yang potent untuk pasien kemoterapi. Degrani berguna untuk mencegah dan mengobati mual dan muntah akut yang berhubungan dengan kemoterapi dan radioterapi. Degrani bekerja berlawanan dengan reseptor-reseptor 5-hydroxitryptamine (5-HT3) di dalam chemoreceptor trigger zone dan mungkin pada saluran cerna bagian atas sehingga dapat mengurangi rasa mual atau ingin muntah selama kemoterapi.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antiemetik .
  • Kandungan: Granisetron HCl 1 mg/ mL; Granisetron HCl 3mg/3 mL .
  • Bentuk: Cairan Injeksi.
  • Satuan Penjualan: Ampul.
  • Kemasan: Box @ 5 Ampul.
  • Farmasi: Pratapa Nirmala.

Kegunaan

Degrani berguna untuk mencegah dan mengobati mual dan muntah akut yang berhubungan dengan kemoterapi dan radioterapi.

Dosis & Cara Penggunaan

Penggunaan Degrani harus dikonsultasikan dengan Dokter. Aturan penggunaan Degrani adalah:

  1. Mual dan muntah karena kemoterapi
    • Dewasa di berikan melalui injeksi¬†Intravena (melalui pembuluh darah)
      • Pencegahan: 1-3 mg (10-40 mcg/kg) granisetron dapat diberikan sebagai injeksi intravena lambat (lebih dari 30 detik) ataupun dilarutkan dalam 20-50 mL cairan infus dan diberikan selama lebih dari 5 menit, pada saat akan dimulai kemoterapi.
      • Pengobatan: 1-3 mg (10-40 mcg/kg) granisetron dapat diberikan sebagai injeksi intervena lambat (lebih dari 30 detik) ataupun di larutkan dalam 20-50 ml cairan infus dan diberikan selama lebih dari 5 menit. Jika diperlukan, dosis tambahan dapat diberikan minimal 10 menit setelah pemberian terakhir. Dosis maksimum yang diberikan dalam 24 jam tidak boleh melebihi 9 mg.
    • Dewasa di berikan melalui injeksi Intramuscular (melalui otot)
      • Pencegahan dan pengobatan: 3 mg granisetron diberikan secara intramuskular 15 menit sebelum kemoterapi dimulai. Jika diperlukan, dua kali dosis tambahan granisetron sebanyak 3 mg dapat diberikan dalam waktu 24 jam.
    • Anak-anak di berikan melalui injeksi Intravena (melalui pembuluh darah)
      • Dosis 10-40 mcg/kg berat badan (hingga 3 mg) dapat diberikan melalui infus intravena, dilarutkan dalam 10-30 ml cairan infus dan diberikan selama lebih dari 5 menit pada saat akan dimulai kemoterapi. Satu dosis tambahan dapat diberikan dalam waktu 24 jam bila diperlukan. Dosis tambahan ini harus diberikan paling sedikit 10 menit setelah pemberian infus awal.

  2. Mual dan muntah karena radioterapi:
    • Dewasa:
      Pencegahan: 1-3 mg (10-40 mcg/kg) granisetron dapat diberikan sebagai injeksi intravena lambat (lebih dari 30 detik) ataupun dilarutkan dalam 20-50 ml cairan infus dan diberikan selama lebih dari 5 menit, pada saat akan dimulai kemoterapi.
    • Anak-anak:
      Tidak tersedia data yang mencukupi untuk penggunaan granisetron pada pencegahan dan pengobatan mual dan muntah yang diinduksi oleh radioterapi pada anak-anak.
  3. Mual dan muntah pasca operasi:
    • Dewasa:
      • Pencegahan: 1 mg (10 mcg/kg) granisetron diberikan sebagai injeksi intravena lambat (lebih dari 30 detik) sebelum induksi anestesi.
      • Pengobatan: 1 mg (10 mcg/kg) granisetron diberikan sebagai injeksi intravena lambat (lebih dari 30 detik).
        Dosis maksimal untuk pasien yang akan menjalani anastesi untuk operasi adalah 3 mg granisetron secara IV dalam 1 hari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Degrani antara lain:

  • Sakit kepala,
  • Konstipasi dan kelelahan merupakan efek samping yang paling sering terjadi akan tetapi umumnya bersifat ringan atau sedang.
  • Reaksi hipersensitif yang jarang, terkadang parah (contoh: anafilaksis), pernah dilaporkan.
  • Reaksi alergi lainnya termasuk minor skin rashes pernah dilaporkan.
  • Pada percobaan klinis, peningkatan sementara dari transaminase hati, secara umum pada batasan yang normal lelah dilaporkan.


Kontraindikasi
Tidak boleh di berikan pada pasien yang hipersensitif terhadap Granisetron.

Interaksi Obat
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengonsumsi Degrani adalah:

  • Induksi enzim hepatik oleh phenobarbital dapat meningkatkan total bersihan plasma granisetron seperempat kali lebih tinggi.
  • Ketoconazole menghambat oksidasi cincin granisetron. Namun, dengan tidak adanya hubungan pK/pada dengan granisetron, perubahan ini dianggap tidak memiliki makna klinis.

Keamanan Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Degrani ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).