Pengertian

Depakote merupakan obat yang mengandung Divalproex Na. Obat ini digunakan untuk mengobati manik akut (perubahan suasana hati) pada penderita gangguan bipolar, sebagai terapi tunggal atau terapi tambahan untuk mengatasi kejang (epilepsi), serta digunakan untuk mencegah migrain pada orang dewasa.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antikonvulsan
  • Kandungan: Divalproex Na 250 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Enterik
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet Salut Enterik
  • Farmasi: Abbott Indonesia

Kegunaan

Depakote digunakan untuk mengatasi kejang, mengatasi perubahan suasana hati pada penderita bipolar, dan mencegah migrain.

Dosis & Cara Penggunaan

Depakote merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan depakote juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dosis awalnya: 15 mg / kg berat badan/ hari, dosis dapat di tingkatkan setelah jangka waktu 1 minggu sebesar 5-10 mg / kg berat badan / hari sampai kejang terkontrol. Maksimal: 60 mg / kg berat badan / hari.

Efek Samping

  • Mual, muntah
  • Gangguan pencernaan
  • Diare
  • Kram perut
  • Anoreksia (gangguan makan)
  • Sakit kepala, pusing
  • Ruam kulit
  • Kelemahan

Kontraindikasi:
Tidak boleh diberikan pada penderita penyakit hati.

Interaksi Obat:
Tidak boleh diberikan bersamaan dengan obat antiepilepsi, depresan sistem saraf pusat, aspirin, barbiturat, warfarin, dicoumarol.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Depakene ke dalam Kategori X (ketika digunakan untuk profilaksis migrain):
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.