Pengertian

Depo-Medrol merupakan obat berbentuk injeksi yang mengandung Methylprednisolone. Methylprednisolone termasuk jenis obat kortikosteroid atau yang lebih dikenal dengan istilah steroid. Kinerja obat ini adalah menekan sistem kekebalan tubuh untuk mengurangi gejala peradangan, seperti: pembengkakan, nyeri, dan ruam. Obat ini dapat digunakan untuk menangani peradangan atau inflamasi dalam berbagai penyakit, misalnya: Penyakit Chorn (radang usus kronis), kolitis ulseratif (peradangan kronis yang terjadi pada usus besar dan rektum), alergi, asma serta jenis-jenis kanker tertentu.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Hormon Kortikosteroid.
  • Kandungan: Methylprednisolone 40 mg.
  • Bentuk: Cairan Injeksi.
  • Satuan Penjualan: Vial.
  • Kemasan: Vial @ 1 mL.
  • Farmasi: Pfizer Indonesia.

Kegunaan

Depo-Medrol merupakan obat yang digunakan untuk membantu meredakan inflamasi dan menangani gejala alergi.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis penggunaan Depo-Medrol Injeksi harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaannya berbeda-beda setiap individunya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dosis penggunaan Depo-Medrol:

  • Radang sendi berat: di berikan dosis 20 - 80 mg, melalui injeksi intra artikular (di suntikkan melalui tendon).
  • Radang sendi sedang: di berikan dosis 10 - 40 mg, melalui injeksi intra artikular (di suntikkan melalui tendon).
  • Radang sendi ringan: di berikan dosis 4 - 10 mg, melalui injeksi intra artikular (di suntikkan melalui tendon).
  • Kasus kronis: terapi dapat diulang dengan interval 1 - 5 minggu atau tergantung kemajuan terapi yang dicapai setelah pemberian dosis awal.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Depo-Medrol Injeksi antara lain :

  • Mual dan muntah.
  • Nyeri ulu hati.
  • Sakit perut.
  • Gangguan Pencernaan.
  • Lemas dan lelah.

Kontraindikasi

  • Tidak boleh di berikan pada pasien dengan infeksi jamur sistemik
  • Tidak boleh di berikan pada pasien yang hipersensitif atau alergi terhadap Methylprednisolone

Interaksi Obat

  • Menurunkan efektivitas fenition, fenobarbital, rifampisin.
  • Kortikosteroid dapat menurunkan efek diuretik, hipoglikemik, antikolinesterase, salisilat.

Keamanan Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Depo-Medrol ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.