Pengertian

Dermifar adalah obat anti jamur yang digunakan untuk mengobati kandidiasis (infeksi akibat jamur Candida) dan pitiriasis versicolor (panu). Dermifar mengandung zat aktif Clotrimazole yang termasuk obat anti jamur golongan Imidazole. Clotrimazole adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi jamur, seperti: infeksi jamur pada vagina, tenggorokan, sariawan, serta panu dan kurap. Obat ini termasuk golongan imidazole yang bekerja dengan cara mengubah permeabilitas dinding sel jamur.

Keterangan

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas.
  • Kelas Terapi: Antijamur dan Antiparasit Topikal.
  • Kandungan: Clotrimazole 10 mg Per gram.
  • Bentuk: Krim.
  • Satuan Penjualan: Tube.
  • Kemasan: Tube @ 5 gram dan 10 gram.
  • Farmasi: PT Ifars.

Kegunaan

Dermifar digunakan mengobati kandidiasis (infeksi akibat jamur Candida) dan panu. 

Dosis & Cara Penggunaan

Dermifar (clotrimazole) diberikan dengan dosis sebagai berikut :
• Oleskan secukupnya pada tempat yang terinfeksi 2 x sehari, saat pagi dan malam.
• Perkembangan positif dengan berkurangnya rasa gatal biasanya terjadi pada minggu pertama pemakaian.
• Jika pasien tidak memperlihatkan perkembangan positif dalam 4 minggu, perlu dilakukan diagnosis ulang.

Efek Samping

Efek samping penggunaan Dermifar:
Sediaan krim yang digunakan pada kulit umumnya mempunyai efek samping, seperti: rasa panas, eritema, edema, gatal, rasa seperti terbakar, pedih, urtikaria, dan kejadian iritasi umum lain.

Kontraindikasi
Tidak boleh di berikan pada pasien yang hipersensitif.

Interaksi Obat
Tidak ada interaksi obat yang signifikan untuk sediaan topikal.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Dermifar ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.