Pengertian

Dermovel adalah sediaan obat kulit yang mengandung Mometasone Furoate. Dermovel digunakan untuk mengobati peradangan pada kulit. Dermovel bekerja dengan cara menekan pembentukan, pelepasan, menurunkan efek peradangan dan aktivitas mediator kimia inflamasi (peradangan).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Topikal Kortikosteroid.
  • Kandungan: Mometasone Furoate 0.1%
  • Bentuk: Krim
  • Satuan Penjualan: Tube.
  • Kemasan: Tube 5 Gram; Tube 10 Gram
  • Farmasi: Ferron Par Phamaceuticals.

Kegunaan

Dermovel digunakan untuk meredakan peradangan pada kulit.

Dosis & Cara Penggunaan

Dermovel merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter.

  • Dewasa: Oleskan krim tipis-tipis ke daerah kulit yang mengalami peradangan, 1 kali sehari.
  • Anak usia ≥2 tahun: Sama dengan dosis dewasa, selama tidak lebih dari 3 minggu.

Efek Samping

  • Kandidiasis oral.
  • Gangguan kejiwaan.
  • Sakit kepala.
  • Rinitis alergi.
  • Infeksi saluran pernapasan atas.
  • Dismenorea atau nyeri haid.
  • Nyeri otot, nyeri punggung.
  • Dispepsia atau nyeri perut pada bagian atas.
  • Mual.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Dermovel pada pasien yang hipersensitif.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Dermovel: Inhibitor CYP3A4 yang kuat (Ketoconazole) dapat meningkatkan paparan mometason secara sistemik.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Dermovel ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.